Dalam menjalani kehidupannya, seseorang membutuhkan lebih dari kepintaran akademis seperti kemampuan berhitung dan berbahasa. Itulah sebabnya, kemampuan manusia untuk berinteraksi dengan lingkungannya juga jadi bagian dalam kecerdasan majemuk, seperti kemampuan manusia untuk berinteraksi dengan orang lain (kecerdasan interpersonal) serta kemampuan manusia untuk menghubungkan elemen-elemen pada alam di sekitarnya (kecerdasan naturalis). Karena itulah, stimulasi pada kecerdasan naturalis anak sama pentingnya dengan stimulasi kecerdasan majemuk lainnya. Anak dengan kecerdasan naturalis biasanya memiliki kemampuan persepsi yang baik untuk melihat perubahan yang terjadi di lingkungannya.