Suara Gratia Cirebon

Suara Gratia Cirebon

Download on the App Store

Suara Gratia Cirebon episodes

  • MAKING LIFE BETTER - NAMA BAIK

    PROGRAM RENUNGAN BERSAMA PDT. PAULUS WIRATNO

    ON AIR SETIAP HARI SENIN - MINGGU, PUKUL 05.00 WIB

    STREAMING : WWW.SUARAGRATIAFM.COM/STREAMING

    SELAMAT MENDENGARKAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI

    15 min
  • RENUNGAN HARI INI - SAAT ANDA DALAM KEGELAPAN (2)

    ‘Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kirakira jam tiga malam Ia datang kepada

    mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka. Ketika mereka melihat Dia berjalan di atas air, mereka mengira bahwa Ia adalah hantu, lalu mereka berteriak-teriak, sebab mereka semua melihat Dia dan merekapun sangat terkejut. Tetapi segera Ia
    berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" Lalu Ia
    naik ke perahu mendapatkan mereka, dan anginpun redalah. Mereka sangat tercengang dan bingung,’ (Markus 6:48 –51)

     

    Kegelapan tidak selalu merupakan pekerjaan musuh; terkadang itu adalah salah satu alat terbaik yang dipakai Tuhan untuk mengajar. Anda mengenal Tuhan dengan baik ketika melewati badai bersama-Nya; dengan mencapai tempat di mana Anda berpikir, 'Jika Tuhan tidak bersamaku, aku tenggelam.' Lalu Tuhan datang, 'berjalan di atas laut'. Yesus berkata kepada para murid-Nya, ‘Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam

    terang.’ (Matius 10:27)

     

    Di saat-saat tergelap Anda, Tuhan memberi Anda beberapa wawasan terbesar. Pemazmur mengatakan, ‘kegelapanpun tidak

    menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang.’ (Mazmur 139:12) Jadi, alih-alih lari dari masalah Anda, mintalah Tuhan untuk mengembangkan penglihatan malam Anda dan menunjukkannya kepada Anda ‘harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi.’
    (Yesaya 45:3)

     

    Dan satu pemikiran lagi: Ketika kegelapan yang Anda alami adalah keputusan Tuhan, jangan coba ciptakan cahaya Anda sendiri. 'Jika kamu berjalan dalam kegelapan, tanpa seberkas cahaya, percayalah pada Tuhan dan andalkan Tuhanmu. Tapi hati-hati, kamu yang hidup dalam terangmu sendiri… kamu akan segera jatuh dalam siksaan yang hebat.' (Yesaya 50:10 –11). Ketika Anda berada dalam kegelapan oleh rencana ilahi, Anda tidak perlu takut;

    Tuhan telah berjanji untuk membawa Anda melewatinya.

     

    Edisi: Senin, 7 Agustus 2023

    Sumber: Buku Renungan Hari Ini

    5 min
  • RENUNGAN HARI INI - SAAT ANDA DALAM KEGELAMAN (1)

    Pernahkah bertanya-tanya bagaimana pilot terbang di malam hari? Mereka tidak dapat melihat ke arah mana mereka terbang

    sehingga mereka bergantung pada peralatan. Hari-hari gelap kita membuat kita bersandar [bergantung] pada Tuhan. Seringkali ketika iman kita diuji, kita tergerak untuk mendekat kepada-Nya.

     

    Seorang penulis himne bernama Edward Mote menulis: ‘Ketika kegelapan menutupi wajah-Nya yang indah, aku bersandar pada

    kasih karunia-Nya yang tidak berubah… Ketika seluruh jiwaku menyerah, Tuhanlah tempat perteduhan dan pengharapanku. Di atas Kristus, Batu Karang yang kokoh, aku berdiri; pijakkan lainnya adalah pasir yang tenggelam.’

     

    Sangat mudah memuji Tuhan ketika kesehatan Anda baik dan tagihan Anda dibayar. Tetapi selama hari-hari gelap Anda menemukan dari mana iman Anda dibentuk dan di mana letak kepercayaan Anda sebenarnya: pada diri Anda sendiri, pada

    orang lain, atau pada Tuhan. Ketika hari-hari Anda terasa gelap seperti malam –malam Anda, inilah ayat Kitab Suci yang dapat Anda jadikan pijakan:‘Jika ia hidup dalam kegelapan dan tidak ada cahaya bersinar baginya, baiklah ia percaya kepada nama TUHAN dan bersandar kepada Allahnya!’ (Yesaya 50:10)


    Ayub menjalani kehidupan yang patut diteladani, namun ia kehilangan segalanya. Karena Bermasalah dan bingung membuat Ayub menangis, ‘Jalanku ditutup-Nya dengan tembok, sehingga aku tidak dapat melewatinya, dan jalan-jalanku itu dibuat-Nya

    gelap.’ (Ayub 19:8) Ayub tidak dapat melihat jalan keluar untuk mengatasi situasi tersebut. Kemudian Ayub menemukan bahwa ketika Anda tidak dapat menemukan alasan, Anda dapat mempercayai hubungan.

     

     ‘Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.’ (Ayub 42:5)

    Ketika Ayub menemukan hal tersebut, segalanya berubah: 'Tuhan memberkati bagian akhir kehidupan Ayub lebih dari bagian sebelumnya.' (Ayub 42:12) Apa yang Tuhan lakukan untuk Ayub—Dia akan melakukannya untuk Anda .

     

    Edisi: Minggu, 6 Agustus 2023

    Sumber: Buku Renungan Hari Ini

    5 min

About Suara Gratia Cirebon

From the publisher's feed

Suara Gratia Cirebon – The Sound of Life. Podcast resmi Radio Suara Gratia FM Cirebon yang menghadirkan beragam konten inspiratif dan informatif untuk menemani kehidupan Anda. Nikmati pesan rohani,…