Suara Gratia Cirebon

Suara Gratia Cirebon

Download on the App Store

Suara Gratia Cirebon episodes

  • RENUNGAN HARI INI - BERTAMBAH TUA DAN BERTAMBAH BAIK

    BERTAMBAH TUA DAN BERTAMBAH BAIK

     

    Pada tahun 1968 seorang ilmuwan menemukan

    kalung berusia 600 tahun di kuburan penduduk asli Amerika. Kalung itu terbuat
    dari biji-bijian yang telah dirangkai. Ilmuwan tersebut menanam salah satu
    benih itu, dan coba tebak apa yang terjadi: benih itu tumbuh dan tumbuh.
    Meskipun benih tersebut sudah tidak aktif selama 600 tahun, ia masih memiliki
    potensi untuk hidup.

     

    Mungkin Anda telah menjadi seorang Kristen

    selama bertahun-tahun dan hampir sepanjang waktu itu anda telah tertidur secara
    rohani, tetapi sekarang Anda ingin menjadi produktif. Anda ingin berbuah. Kabar
    baiknya adalah, belum terlambat! Anda bisa mulai sekarang.

     

    ‘Orang benar akan bertunas seperti pohon

    korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam di
    bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. Pada masa tua pun mereka
    masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar,
    bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan padaNya.’ (Mazmur 92:12–15)

     

    Tahukah Anda bahwa pohon palem menghasilkan

    panen buah terbesar di tahuntahun terakhirnya? Itu juga bisa menjadi takdir
    Anda. ‘Umur umat-Ku akan sepanjang umur pohon, dan orang-orang pilihan-Ku akan
    menikmati pekerjaan tangan mereka.’ Kitab Suci mengatakan bahwa musim terakhir
    kehidupan Anda dapat menjadi musim kehidupan terbesar Anda.

     

    Anda mungkin membutuhkan kaca mata dan

    mungkin butuh waktu lebih lama untuk melakukan apa yang Anda kerjakan, tetapi
    dengan hikmat Firman Tuhan dan tahun-tahun dimana Anda berjalan bersama-Nya,
    Anda masih dapat membuat tanda bagi Tuhan di dunia ini.

     

    Edisi: Rabu, 19 Juli 2023

    Sumber: Buku Renungan Hari Ini

    6 min
  • RENUNGAN HARI INI - TITIK-TITIK STRES

    Pernahkah Anda mendengar tentang titik stress? Itu adalah titik peka terhadap sedikit tekanan pada tangan Anda. Saat adrenalin berubah dalam tubuh Anda, titik-titik itu berubah warna dan menunjukan jika Anda sedang stress.


    Bukankah lebih bagus jika kita memiliki lampu peringatan kecil dalam diri yang memberitahu kita setiap kali fokus kita menyimpang dari Tuhan? Atau jika kita memiliki bunyi kecil atau lampu sinyal yang memperingatkan kita bahwa kita tidak selaras dengan Tuhan? Kita melakukannya! Ini dikenal sebagai ketegangan.


    Menjadi tegang adalah indikasi yang pasti bahwa kita telah mengalihkan pandangan kita dari Tuhan dan mengarahkannya pada keadaan. Kita menatap masalah daripada solusi. Dan ketika kita melakukannya, kita akan menjadi tegang.


    Ketika anda memikirkannya, stress bisa menjadi cara Tuhan untuk mengatakan, ‘Tetapkan fokusmu: lihatlah kepada-Ku.’ Alkitab berkata, ‘yang hatinya teguh Kau jagai dengan damai sejahtera, sebab epada-Mulah ia percaya.’ Anda memiliki pilihan untuk fokus pada masalah Anda atau fokus pada Dia yang memegang solusi.


    Corrie ten Boom (terkenal karena membantu orang-orang Yahudi melarikan diri dari Nazi di PD 2) menulis: ‘semakin gelap malam di sekitar kita, semakin terang, lebih benar dan lebih indah membaca Firman Tuhan. Jika Anda melihat kedalam, Anda akan tertekan. Tetapi jika Anda melihat Tuhan, anda akan tenang.’


    Apa yang Anda fokuskan itulah yang menentukan jumlah kedamaian anda. Jadi ketika masalah datang, fokuslah pada hadirat Tuhan; Dia bersama Anda, dan Dia telah berjanji bahwa Dia tidak akan pernah meninggalkan Anda (Ibrani 13:5).

    7 min
  • RENUNGAN HARI INI - APAKAH ANDA BERBUAH UNTUK TUHAN?

    Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana beberapa orang dapat mencapai begitu banyak? Cobalah percepat ke akhir dari hidup Anda. Apa yang diperlukan untuk dapat membuat Anda berkata, 'Saya menjalani kehidupan yang produktif. Saya telah menyelesaikan apa yang saya mulai.’ Apa yang Anda anggap sebagai kehidupan yang produktif? Yang Lebih penting lagi, apakah Anda tahu definisi hidup yang produktif menurut Tuhan? Mari kita tinjau apa artinya menjadi orang Kristen yang berbuah.


    Kata 'buah' muncul 66 kali dalam Perjanjian Baru. Tiga jenis buah yang berbeda disebut:

    1. Buah yang kita makan—buah ara dan anggur;

    2. Buah biologis—anak-anak kita;

    3. Buah rohani—karakter seperti Kristus.


    Alkitab mendefinisikan buah rohani ini sebagai Sembilan hal ini: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (Galatia 5:22-23). Sekarang Anda tahu jenis buah yang Tuhan ingin hasilkan dalam hidup Anda. Begitulah Tuhan mendefinisikan kehidupan yang produktif.


    Yesus berkata, ‘Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.’ (Yohanes 15:8) Bukti bahwa Anda adalah murid Yesus adalah bahwa Anda menghasilkan buah rohani. Mungkin Anda adalah 'pengawas buah' yang baik dalam hal menguji kehidupan orang lain. Tetapi jenis buah apa yang tumbuh dalam hidup Anda sendiri? Apakah Anda tumbuh lebih duniawi atau lebih serupa Kristus?

    Untuk mengetahui seberapa bermanfaat Anda, periksalah apa yang tumbuh dalam hidup Anda. Jika Anda menyukai apa yang Anda lihat, terus lakukan apa yang Anda lakukan. Jika tidak, berlututlah dan berdoa, 'Bapa, bantu aku menghasilkan buah yang memuliakan-Mu.'


    Edisi : Minggu 16 Juli 2023

    Sumber : Buku Renungan Hari ini

    7 min
  • RENUNGAN HARI INI - MERESPON SEPERTI YESUS

    Ketika seseorang mengecewakan atau membuat Anda kesal, apa yang Anda lakukan? Mengambil senjata utama Anda dan bereaksi? Apakah Anda mengatakan, 'Anda membuat saya sangat marah!'? Ketika Anda mengatakan hal itu, Anda mengakui bahwa orang lain mengendalikan emosi Anda. Anda mengakui bahwa Anda telah memberi orang tersebut kekuatan untuk menentukan perasaan dan reaksi Anda. Tak seorangpun yang bisa mengambil kendali dari Anda— Andalah yang memberikannya begitu Anda mulai bereaksi!


    Alkitab berkata, ‘Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!’ (Roma 12:21) Membalas adalah bereaksi. Tetapi memaafkan adalah bertindak. Katanya, 'Saya memilih cara saya merespons.' Apakah orang lain mengendalikan keadaan emosional Anda? Apakah Anda mengandalkan mereka untuk dapat bahagia atau membiarkan mereka menjerumuskan Anda kedalam kekhawatiran, ketakutan, atau kemarahan?


    ‘Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.’ (Amsal 16:32) Orang yang bisa mengendalikan suasana hati dan reaksinya lebih kuat dari kota bertembok. Tetapi seseorang yang tidak dapat mengendalikan jiwanya sendiri tidak berdaya, seperti kota tanpa tembok di sekelilingnya, orang tersebut berada di bawah kekuasaan apa saja yang ingin dilakukan orang lain terhadap mereka.


    Kekuatan ditemukan dalam kelemahlembutan, dan kelemahlembutan memiliki kemampuan untuk menangani luka tanpa membalas; kelemahlembutan dapat menahan pukulan tanpa perlu menyerang balik. Yesus menyebutnya ‘berilah juga kepadanya pipi kirimu’ (Matius 5:39). Anda berkata, 'Itu tidak mudah dilakukan.' Tidak; terkadang hampir tidak mungkin. Anda berkata, 'Menanggapi dengan cara seperti itu tidak biasa.' Anda benar, hal itu memang adikodrati; itulah buah Roh (Galatia 5:22-23).


    Anda membutuhkan kuasa Tuhan untuk hidup seperti ini.


    Edisi: Sabtu, 15 Juli 2023

    Sumber: Buku Renungan Hari Ini

    7 min

About Suara Gratia Cirebon

From the publisher's feed

Suara Gratia Cirebon – The Sound of Life. Podcast resmi Radio Suara Gratia FM Cirebon yang menghadirkan beragam konten inspiratif dan informatif untuk menemani kehidupan Anda. Nikmati pesan rohani,…