
Sign up to save your podcasts
Or


Kelak, pada senja -senja yang tak lagi sepi, kamu adalah seseorang yang ku peluk erat sepenuh hati. Tidak akan ada jarak lagi yang menakut - nakuti. Bila saat itu tiba, aku berharap waku tetap saja melambat bersama kita.
Dewasa adalah tujuan utama
Gurat kehidupan tak ubahnya warna semesta
Telah kunikahi dikau dengan jarak sebagai maskawin
walimu adalah dekat tidak tergapai
sedangkan saksinya jauh tiada berjarak
melingkarkan cicin di jarimu berwaktu
Hari-hari patah dan kalah, hari kecewa dan jatuh akhirnya kulalui juga
Ketahuilah, beberapa tangan melepaskan genggamannya saat hidupmu bertambah sulit agar tanganmu kosong dan bisa digenggam oleh seseorang yang takkan pernah melepaskanmu.
Jika tak ada yang keberatan,
bolehkah aku menggantinya dengan ucapan "Selamat tinggal"?
From the publisher's feed