
Sign up to save your podcasts
Or


Belakangan isu Megathrust gencar menjadi perbincangan. Era keterbukaan informasi, kini menjadi informasi bisa diakses begitu leluasa. Selanjutnya apa? Jangan dijadikan meliar, tapi digawangi agar memberi pemahaman. Saya memenuhi undangan sebagai narasumber di MG Radio Network, bicara Mitigasi atas Megathrust. Apa saja isu yang mengemuka? Simak siniar Eps. 35
Sepanjang 2021 terjadi beberapa bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Mulai dari bencana gempa bumi, erupsi gunung berapi, hingga banjir. Dalam manajemen bencana yang digelar pemerintah berupa Buku Indeks Risiko Bencana Indonesia yang menyajikan hasil penilaian tingkat risiko bencana di tingkat provinsi dan kabupaten/ kota seluruh Indonesia. Pemerintah juga punya Rencana Induk Penanggulagan Bencana atau RIPB tahun 2020 hingga tahun 2044. Mestinya, memang selagi masih di awal tahun, perlu duduk bareng - sambil ngopi/ ngeteh, berpikir, apa yang sudah dilakukan di awal tahun untuk melindungi masyarakat dari bencana. Mitigasi tentunya. Baca IRBI dan pahami Pedoman RIPB.
Gempa bumi disusul tsunami Aceh pada 26 Desember pada 2004 lalu memberikan dampak yang besar ke masyarakat dunia, khususnya Indonesia. Gempa dengan kekuatan 9 magnitudo ini menyebabkan kematian atas 250 ribu jiwa di 11 negara terdampak. Namun, Tsunami Aceh menginspirasi banyak negara untuk memulai mitigasi bencana, terutama bencana Tsunami. Ya, Tsunami Aceh, membangunkan kesadaran dalam pentingnya sistem Peringatan Dini Tsunami. Ini adalah paparan mengenang #17TahunTsunamiAceh.
Rakornas BMKG untuk mengantisipasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi La Nina. Sehingga masyarakat diimbau agar bersiap dengan kedatangan La Nina yang diprakirakan berlangsung hingga Februari 2022. Ada satu dari sekian banyak hal yang menarik perhatian Saya untuk membahas mitigasi bencana Wisata Air dari potensi bencana hidrometeorolgi atas dampak fenomena La Nina ini.
From the publisher's feed