FluentFiction - Indonesian

The Great Jakarta Chicken Chase: A Tale of Hope and Feathers


Listen Later

Fluent Fiction - Indonesian: The Great Jakarta Chicken Chase: A Tale of Hope and Feathers
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2025-10-16-22-34-02-id

Story Transcript:

Id: Di tengah keramaian Jakarta, Rizky berdiri di depan kantor polisi.
En: In the midst of the bustling city of Jakarta, Rizky stood in front of the police station.

Id: Rambutnya sedikit acak-acakan, dan matanya penuh harapan.
En: His hair was slightly disheveled, and his eyes were full of hope.

Id: Ia teringat ayam kesayangannya, Ayam yang selalu punya cara untuk kabur dari kandang.
En: He recalled his beloved chicken, a chicken that always found a way to escape from its coop.

Id: “Ini bukan ayam biasa,” kata Rizky pada dirinya sendiri.
En: "This is not an ordinary chicken," Rizky said to himself.

Id: Di dalam kantor polisi, suasana sibuk.
En: Inside the police station, the atmosphere was busy.

Id: Polisi menyorotkan pandangan serius ke dokumen-dokumen di depan mereka.
En: Police officers cast serious glances at the documents in front of them.

Id: Antrian orang-orang dengan laporan aneh dan lucu membuat suasana kantor tersebut menjadi hidup.
En: The queue of people with strange and funny reports made the office come alive.

Id: Di salah satu sudut, tampak Siti dan Agus, teman baik Rizky, tersenyum geli.
En: In one corner, Siti and Agus, Rizky's good friends, smiled amusedly.

Id: "Rizky, kenapa kamu begitu ngotot?
En: "Rizky, why are you so stubborn?

Id: Ini cuma ayam," goda Siti setengah tertawa.
En: It's just a chicken," teased Siti half-laughing.

Id: "Ayamku pintar, dia bisa buka pintu," sumpah Rizky dengan penuh keyakinan.
En: "My chicken is smart, it can open doors," vowed Rizky with full conviction.

Id: Agus hanya menggeleng, mencoba menahan tawa.
En: Agus just shook his head, trying to hold back laughter.

Id: Rizky maju ke depan meja petugas.
En: Rizky stepped forward to the officer's desk.

Id: "Pak, ayam saya hilang.
En: "Sir, my chicken is missing.

Id: Ayam saya bisa buka pintu sendiri," ucap Rizky dengan serius.
En: My chicken can open doors by itself," said Rizky seriously.

Id: Namun, ekspresi sang petugas menunjukkan kebingungan.
En: However, the officer's expression showed confusion.

Id: Laporan semacam ini jelas sesuatu yang tidak biasa.
En: A report like this was clearly something unusual.

Id: "Benarkah?
En: "Really?"

Id: " tanya petugas, menaikkan alis.
En: asked the officer, raising an eyebrow.

Id: "Apakah ini semacam lelucon?
En: "Is this some kind of joke?"

Id: "Rizky menghela napas.
En: Rizky sighed.

Id: Dia tahu dia harus membuktikannya.
En: He knew he had to prove it.

Id: Diambilnya ponsel dari saku, dan dia tunjukkan video ayamnya yang dengan lincah menarik gagang pintu hingga terbuka.
En: He took his phone out of his pocket, and showed a video of his chicken deftly pulling a doorknob until it opened.

Id: Para polisi, termasuk Siti dan Agus, menonton dengan takjub.
En: The police officers, including Siti and Agus, watched in amazement.

Id: "Baik, kami akan bantu mencarinya," kata petugas akhirnya dengan senyum kagum.
En: "Alright, we will help find it," said the officer finally with an admiring smile.

Id: Pencarian dimulai.
En: The search began.

Id: Petugas, bersama Rizky, Siti, dan Agus, menyisir area sekitar kantor polisi.
En: The officers, along with Rizky, Siti, and Agus, combed the area around the police station.

Id: Tidak lama kemudian, tawa mengejutkan terdengar.
En: It wasn't long before laughter erupted.

Id: Ayam itu ditemukan duduk santai di atas mobil polisi, tampak bangga dengan petualangannya.
En: The chicken was found sitting leisurely on top of a police car, looking proud of its adventure.

Id: Rizky tertawa lepas.
En: Rizky laughed heartily.

Id: "Ayo pulang, ayamku," ujarnya dengan lega, mengambil ayam kesayangannya.
En: "Let's go home, my chicken," he said with relief, picking up his beloved chicken.

Id: Setelah kejadian itu, Rizky tidak hanya memperkuat kandangnya, tapi juga mendapat julukan baru di lingkungannya: "Si Pembisik Ayam.
En: After that incident, Rizky not only reinforced his coop, but he also earned a new nickname in his neighborhood: "The Chicken Whisperer."

Id: " Kini tak ada lagi yang meragukan betapa pentingnya ayam itu bagi Rizky.
En: Now, no one doubted how important the chicken was to Rizky.

Id: Dan setiap kali dia diledek oleh Siti atau Agus, dia cuma tersenyum, merasa sedikit bangga dengan ayam cerdasnya.
En: And every time he was teased by Siti or Agus, he just smiled, feeling a bit proud of his clever chicken.

Id: Jakarta terus berdenyut dalam semangat musim semi, penuh dengan cerita-cerita kecil seperti milik Rizky yang membuat hidup di kota besar menjadi lebih berwarna.
En: Jakarta continued to pulse with the spirit of spring, full of little stories like Rizky's that made life in the big city more colorful.


Vocabulary Words:
  • midst: tengah
  • bustling: keramaian
  • disheveled: acak-acakan
  • coop: kandang
  • queue: antrian
  • amusedly: geli
  • stubborn: ngotot
  • conviction: keyakinan
  • deftly: dengan lincah
  • pulling: menarik
  • amazement: takjub
  • admiring: kagum
  • combed: menyisir
  • leisurely: santai
  • reinforced: memperkuat
  • nickname: julukan
  • Whisperer: Pembisik
  • pulse: berdenyut
  • spirit: semangat
  • escaped: kabur
  • beloved: kesayangan
  • glances: pandangan
  • documents: dokumen-dokumen
  • strange: aneh
  • relief: lega
  • vowed: sumpah
  • proclaim: ucap
  • fooling: lelucon
  • incident: kejadian
  • environment: lingkungan
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

FluentFiction - IndonesianBy FluentFiction.org