Satu hari, Malik bin Dinar berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji. Dalam perjalanannya tersebut, ia melewati sebuah hutan. Di sana, ia melihat sesuatu yang dianggapnya janggal. Ya, ia melihat ada seekor burung gagak, berikut potongan roti di paruh burung itu. Melihat hal itu, ia mengira-ngira dan menerka-nerka.