Truth Daily Enlightenment

Tuhan Menyisakan Dokumen-Nya


Listen Later

Satu hal yang sangat luar biasa, Tuhan membuktikan bahwa Alkitab adalah ilham atau pewahyuan dari Allah yang masih orisinal. Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Alkitab dipalsukan. Hal ini terbukti dengan banyaknya manuskrip atau salinan dari naskah asli Alkitab atau autograf yang masih dilestarikan oleh Allah. Salinan-salinan Alkitab baik dalam Bahasa Ibrani, Aram, dan Yunani memiliki ketepatan dengan Alkitab yang orang percaya miliki hari ini. Hal ini sungguh-sungguh sangat luar biasa, sebab semua ini bisa terjadi karena adanya orang-orang yang mendedikasikan hidupnya secara penuh dengan segala pengorbanan menyalin Kitab Suci dan mempertahankan keberadaan atau kelestariannya dengan darah dan nyawa mereka. Selanjutnya dari naskah asli tersebut diterjemahkan ke banyak bahasa di seluruh dunia.
 
Kita bersyukur, banyak sarjana-sarja arkeologi Alkitab yang berusaha melakukan eksplorasi dan perjalanan berat untuk menemukan naskah asli Alkitab. Setelah mereka menemukan potongan-potongan dari berbagai naskah asli, maka mereka melakukan konstruksi ulang seperti sebuah puzzle yang sangat rumit. Tetapi berkat pertolongan Tuhan, mereka bisa mengkontruksi potongan-potongan tersebut sehingga dapat menjadi bentuk utuh yang membuktikan kebenaran, keaslian, atau orisinalitas Alkitab.
 
Dari perjuangan para arkeolog Alkitab, telah ditemukan banyak manuskrip yang sampai sekarang masih tersimpan di beberapa tempat, khususnya di beberapa museum di negara-negara Barat, Israel, Mesir, dan beberapa negara lain. Manuskrip-manuskrip tersebut sebagian sudah menjadi rusak karena berbagai kausalitas. Manuskrip Perjanjian Lama yang sempat ada -tetapi sudah rusak- adalah Codex Aleppo. Manuskrip ini sebenarnya berasal dari abad 9-10. Codex ini tersimpan di salah satu sinagoga orang Yahudi yang bernama Mustaribah dan sudah berusia 1500 tahun lebih.
 
Sebenarnya Codex Aleppo adalah sebuah manuskrip Ibrani lengkap terbaik dari Siria, karena merupakan codex Perjanjian Lama yang lengkap yang berasal dari abad ke-10 M, sekitar tahun 930 M. Lebih dari seribu tahun manuskrip ini bertahan keutuhannya. Tetapi sayangnya, sekitar seperempatnya hancur pada kerusuhan melawan Yahudi di Arab pada 2 Desember 1947, empat hari setelah Perserikatan Bangsa Bangsa memutuskan untuk membagi Palestina menjadi negara Israel dan negara Arab. Dalam kerusuhan itu seluruh sinagoga dibakar, termasuk Sinagoga Mustaribah yang berumur 1500 tahun. Codex Aleppo ditemukan dalam tumpukan abu dengan seperempat bagiannya sudah terbakar.
 
Selanjutnya, ada beberapa codex yang perlu diketahui untuk membuktikan bahwa Alkitab orang percaya tidak dipalsukan. Codex tersebut antara lain: Codex Leningrad yang merupakan manuskrip tertua dan lengkap dari manuskrip Ibrani yang ada saat ini. Codex ini ditulis di Kairo sekitar tahun 1010 M. Codex Kairo adalah manuskrip yang berisi tulisan nabi-nabi oleh Moses ben Asher pada tahun 895 M. Codex Leningrad yang ditulis pada tahun 916 M, hanya berisi kitab Yesaya, Yeremia, Yehezkiel, dan Nabi-nabi kecil. Codex Pentateuch yang sekarang tersimpan di British Library berasal dari sekitar abad 9 M dan 10 SM, berisikan sebagian besar Pentateuch. Selain codex–codex di atas masih banyak codex yang lain
 
Apa yang terjadi dengan manuskrip-manuskrip Perjanjian Lama berbeda dengan manuskrip-manuskrip Perjanjian Baru. Pada kasus ini, salinan yang ada atau manuskrip yang ada hampir semuanya relatif lebih muda, bahkan jika dibandingkan dengan manuskrip Perjanjian Baru. Hal ini bisa dimengerti, sebab dari sudut pandang orang Yahudi, setelah suatu salinan tua disalin dengan tepat, maka salinan yang lebih muda justru lebih disukai. Setiap salinan yang salah atau yang sudah disalin justru akan dikuburkan melalui suatu upacara khusus, tetapi sebelumnya disimpan dahulu di suatu tempat penyimpanan yang disebut dengan genizah. Dengan niat baik ini, yaitu untuk melestarikan suatu salinan,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings