FluentFiction - Indonesian

Tundra Reunion: Restoring Bonds Amid Arctic Splendor


Listen Later

Fluent Fiction - Indonesian: Tundra Reunion: Restoring Bonds Amid Arctic Splendor
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2025-11-26-08-38-20-id

Story Transcript:

Id: Langit di atas tundra Arktik bersinar merah muda, kuning, dan ungu karena cahaya senja.
En: The sky above the Arctic tundra glows pink, yellow, and purple due to the twilight.

Id: Hamparan salju membentang jauh tanpa batas, dengan bukit-bukit es dan puncak gunung yang terlihat di kejauhan.
En: The vast snow stretches endlessly, with ice hills and mountain peaks visible in the distance.

Id: Angin dingin menderu pelan, membawa aroma laut dan es dari utara.
En: A cold wind softly howls, bringing the scent of the sea and ice from the north.

Id: Di tengah ketenangan ini, Adi berdiri, mengenakan mantel tebalnya, memandang ke arah horizon yang luas.
En: In this calmness, Adi stands, wearing his thick coat, gazing at the wide horizon.

Id: Di sebelahnya, Dewi, adik perempuannya, menarik napas dalam-dalam, merasa sedikit gugup.
En: Next to him, Dewi, his younger sister, takes a deep breath, feeling a bit nervous.

Id: Sebagian dirinya senang, tetapi sebagian lagi cemas tentang bagaimana pertemuan ini akan berjalan.
En: Part of her is happy, but another part is anxious about how this meeting will go.

Id: "Kakak," sapa Dewi dengan lembut sambil menyentuh lengan Adi.
En: "Kakak," Dewi gently greets as she touches Adi's arm.

Id: "Tempat ini jauh sekali ya dari rumah, tapi indah.
En: "This place is so far from home, but it's beautiful."

Id: "Adi mengangguk, tersenyum kaku.
En: Adi nods, with a stiff smile.

Id: "Ya, aku pikir tempat ini akan sempurna untuk kita menghabiskan waktu.
En: "Yes, I thought this place would be perfect for us to spend time."

Id: "Dewi merasakan ketegangan di antara mereka.
En: Dewi senses the tension between them.

Id: Dia mengambil keputusan untuk membicarakan kenangan masa kecil mereka.
En: She decides to talk about their childhood memories.

Id: "Ingat saat kita main layang-layang di pantai?
En: "Remember when we flew kites at the beach?

Id: Kita sering tertawa sampai lupa waktu.
En: We often laughed until we lost track of time."

Id: "Memori itu membuat Adi rileks sedikit.
En: That memory relaxes Adi a bit.

Id: "Itu hari yang menyenangkan," katanya.
En: "Those were fun days," he says.

Id: Namun, meski mengingat kenangan lama membuat suasana lebih akrab, Adi masih tampak menahan dirinya.
En: However, even though recalling old memories makes the atmosphere more familiar, Adi still seems to hold back.

Id: Dia ingin sekali berbicara lebih mendalam, tetapi takut.
En: He wants so much to speak deeper, but he's afraid.

Id: Dewi, di sisi lain, tidak ingin memaksa.
En: Dewi, on the other hand, doesn't want to push.

Id: Tapi mereka berdua tahu, saat ini akan menentukan banyak hal.
En: But they both know this moment will determine a lot.

Id: "Kau ingin jalan-jalan sebentar?
En: "Do you want to take a walk for a bit?"

Id: " Adi akhirnya menawarkan.
En: Adi finally offers.

Id: "Ada jalur bagus di atas sana.
En: "There's a nice path up there."

Id: "Dewi mengangguk, menerima ajakan itu.
En: Dewi nods, accepting the invitation.

Id: Bersama-sama, mereka mulai mendaki melewati tundra yang tenang.
En: Together, they begin to trek across the quiet tundra.

Id: Langkah mereka lambat tapi penuh arti, ditemani dengan cerita masa lalu.
En: Their steps are slow but meaningful, accompanied by stories from the past.

Id: Namun, langit mulai gelap, tanda badai salju mendekat.
En: However, the sky starts darkening, a sign of an approaching snowstorm.

Id: Angin bertambah kencang, membuat mereka sulit melangkah.
En: The wind grows stronger, making it difficult for them to walk.

Id: Salju turun deras, semakin mengaburkan pandangan.
En: Snow falls heavily, further obscuring their vision.

Id: Adi segera menyadari bahaya yang datang, instingnya sebagai seorang petualang memandu mereka.
En: Adi quickly realizes the impending danger, his instincts as an adventurer guiding them.

Id: "Ini buruk," katanya.
En: "This is bad," he says.

Id: "Kita harus mencari tempat berlindung.
En: "We need to find shelter."

Id: "Mereka berlari ke arah yang ditunjukkan Adi.
En: They run in the direction Adi indicated.

Id: Di bawah lapisan salju tebal, mereka menemukan sebuah gua kecil di balik batu besar.
En: Beneath the thick layer of snow, they find a small cave behind a large rock.

Id: Di sinilah, mereka berlindung, merasakan ketenangan sementara badai mengamuk di luar.
En: Here, they take shelter, feeling a momentary peace while the storm rages outside.

Id: Dalam kegelapan dan kehangatan gua, keduanya mulai berbicara lebih dalam.
En: In the darkness and warmth of the cave, they begin to talk more deeply.

Id: Adi membuka hatinya, menceritakan kegelisahannya sejak lama.
En: Adi opens his heart, sharing his long-standing anxieties.

Id: Dewi mendengarkan dengan penuh perhatian, merasa lega karena akhirnya bisa memahami perasaan kakaknya.
En: Dewi listens attentively, feeling relieved as she finally understands her brother's feelings.

Id: Badai berlalu setelah beberapa jam, dan cahaya pagi perlahan-lahan menerangi tundra kembali.
En: The storm passes after a few hours, and the morning light slowly illuminates the tundra once again.

Id: Keluar dari gua, mereka melihat salju berkilauan di bawah sinar matahari.
En: Stepping out of the cave, they see the snow shimmering under the sun.

Id: "Aku senang kita di sini bersama," kata Dewi, tersenyum tulus kepada Adi.
En: "I'm glad we're here together," says Dewi, giving Adi a sincere smile.

Id: Adi membalas senyum itu, merasakan kehangatan yang belum pernah ia rasakan selama bertahun-tahun.
En: Adi returns the smile, feeling a warmth he hadn't felt in years.

Id: "Aku juga.
En: "Me too.

Id: Terima kasih sudah ada di sini, Dewi.
En: Thank you for being here, Dewi."

Id: "Dengan hati yang lebih tenang dan semangat yang baru, mereka berjalan kembali ke kemah mereka, saling memahami lebih baik dari sebelumnya.
En: With calmer hearts and renewed spirits, they walk back to their tent, understanding each other better than before.

Id: Di tengah tundra beku ini, mereka menemukan kembali kehangatan keluarga yang hilang.
En: In the midst of this frozen tundra, they rediscover the warmth of their lost family connection.


Vocabulary Words:
  • tundra: tundra
  • glows: bersinar
  • twilight: cahaya senja
  • vast: hamparan
  • stretches: membentang
  • howls: menderu
  • calmness: ketenangan
  • horizon: horizon
  • nervous: gugup
  • anxious: cemas
  • invitation: ajakan
  • trek: mendaki
  • obscuring: mengaburkan
  • impending: yang datang
  • instincts: insting
  • shelter: berlindung
  • beneath: di bawah
  • adventurer: petualang
  • cave: gua
  • rage: mengamuk
  • anxieties: kegelisahan
  • attentively: dengan penuh perhatian
  • illuminates: menerangi
  • shimmering: berkilauan
  • sincere: tulus
  • relieved: lega
  • rediscover: menemukan kembali
  • warmth: kehangatan
  • frozen: beku
  • stiff: kaku
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

FluentFiction - IndonesianBy FluentFiction.org