Truth Daily Enlightenment

Ukuran Penghakiman


Listen Later

Hati nurani adalah institusi yang menetapkan dan memutuskan apa yang baik dan buruk, pembuat peraturan, membuat ukuran kebenaran atau kejahatan dan yang mendorong seseorang mengambil suatu keputusan. Oleh sebab itu hati nurani harus memperoleh pengaruh positif dari luar. Pengaruh itu dari pendidikan (keluarga dan sekolah), kebudayaan, lingkungan hidup dan yang paling kuat adalah filosofi atau ajaran agama. Bila pengaruh yang diterima itu baik, maka hati nuraninya pun menjadi baik. Itu berarti manusianya pun juga berkualitas baik. Dalam hal ini kita dapat menemukan banyak orang-orang di luar Kristen yang memiliki perilaku yang sangat baik, bahkan sampai tingkat mengagumkan. Hal ini sangat ditentukan oleh lingkungan yang mendewasakan hati nurani mereka. Sebaliknya, walaupun ia Kristen, tetapi kalau lingkungannya buruk dan ia terbawa oleh pengaruh lingkungannya, maka ia pun menjadi orang jahat.
Bagi bangsa Israel yang memiliki Taurat yang tertulis secara hurufiah, kehidupan bangsa itu dikungkung, dipenjara dan disandera oleh Taurat yang diajarkan secara ketat dan ekstrem. Hati nurani mereka diwarnai, dibentuk dan dibangun oleh suara Taurat dalam jiwa mereka. Mereka menjadi manusia Taurat dalam seluruh pikiran, kesadaran dan kehidupan ini. Jika ada yang dengan setia mengikuti Taurat yang tertulis, maka mereka memiliki hati nurani yang baik, sebab Taurat adalah rohani. Bagi bangsa non Yahudi, mereka memang tidak memiliki Taurat yang tertulis secara harafiah, tetapi Firman Tuhan mengatakan bahwa mereka memiliki Taurat yang tertulis di dalam hati mereka (Rm. 2:15).
Taurat yang tertulis di dalam hati mereka adalah hukum yang mereka warisi melalui budaya, hukum adat dan warisan kebenaran atau filosofi yang mereka dengar. Kebaikan mereka bukan berarti tidak bernilai sama sekali. Bagi orang yang tidak mendengar Injil, yang tidak dituntut sempurna, kebaikan hati nurani mereka menjadi ukuran penghakiman (Rm. 2:12-15). Kebaikan mereka bisa membuat mereka diperkenankan masuk dunia yang akan datang. Hendaknya kita tidak menganggap remeh perbuatan baik hanya karena kita mengerti bahwa keselamatan bukan karena perbuatan baik. Perbuatan baik memang tidak menyelamatkan, tetapi bagi mereka yang tidak mendengar Injil atau mendengar Injil yang salah, perbuatan baik menjadi ukuran penghakiman itu. Orang dihakimi menurut perbuatan.
Bangsa-bangsa di dunia ini pada umumnya menerima warisan hukum atau budaya dan adat mengenai apa yang baik dan jahat dari nenek moyang. Nenek moyang mereka tentu telah mewarisi dari pendahulunya. Jika mereka menanggapi hukum itu dengan benar, maka lahirlah manusia-manusia beradab yang melakukan hukum yang mirip dengan Taurat. Itulah Taurat yang tertulis di dalam hati. Bila seseorang meresponi hukum itu dengan baik, bukan tidak mungkin mereka juga diperkenankan masuk dunia yang akan datang. Bagaimana manusia mewarisi Taurat yang tertulis dalam hati manusia? Bila kita merunut dari kitab Kejadian, maka dijumpai kemungkinan seperti ini: Bahwa di Eden Adam dan Hawa telah belajar dari dua sumber, yaitu dari Allah yang diwakili dengan simbol pohon kehidupan dan dari ular yaitu pohon pengetahuan tentang yang baik dan jahat. Tentu di dalam hati Adam telah tertulis Taurat yang diajarkan Tuhan. Hanya ternyata Adam tidak menyerap kebenaran sebagaimana mestinya, sebab manusia pertama juga menyerap apa yang dilarang Tuhan untuk dikonsumsi. Akhirnya manusia sampai pada taraf di mana tidak bisa mencapai kesucian Allah. Namun ini bukan berarti manusia menjadi rusak sama sekali.
Hal di atas ini menjadi gambaran kehidupan orang percaya, kalau kita menyerap seluruh kebenaran yang Tuhan sediakan dan tidak menyerap apa yang dunia sediakan, maka pasti kita menjadi manusia yang luar biasa. Kalau orang di luar Injil yang menyerap hukum dalam nurani mereka bisa menjadi baik, maka orang percaya yang menyerap kebenaran yang diajarkan oleh Tuhan Yesus akan menjadi manusia yang sempurna.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings