Bercerita tentang kehidupan Siman, yang dipotong lidahnya karena dia karena ketahuan melihat proses pembuatan film konspirasi pendaratan manusia pertamam di Bulan. Hidup Siman tidak pernah sama lagi. Menyiratkan sentilan-sentilan politik Indonesia tahun 60-an, perkembangan teknologi kamera, media dan informasi, pembungkaman informasi oleh penguasa dan juga polemik masyarakat Indonesia. Minim dialog dan slow motion ala astronot, film ini bukan lambat dari segi plot dan alur, emang Siman geraknya lambat. Mari mindblow bersama-sama.