Teater boneka puppet dahulu banyak dijumpai di Amerika, namun kini hanya 40 teater yang masih bertahan. Di West Virginia hanya terdapat satu teater boneka, yaitu the Wonderment Puppet Theater. Joe Santoro, pemilik teater itu mengatakan, ia dilahirkan untuk menjadi seorang dalang boneka puppet. Pada akhir pekan, ia membuat penontonnya tertawa dengan pertunjukan bonekanya yang menarik hati. Selengkapnya, ikuti Lea Johannes dalam segmen Amerika Kini.
TEXT
Joe Santoro melakukan hal yang paling disukai dalam hidupnya yaitu menulis naskah dan mengadakan pertunjukan boneka bagi orang muda dan yang berjiwa muda. Ia menulis cerita-cerita yang menggabungkan kisah tradisional dengan idenya yang penuh imajinasi, seperti The Frog Prince.
ACT JOE
Saya mencoba menempatkan diri saya pada posisi mereka. Saya ingin dihibur. Saya ingin melihat sesuatu yang berbeda, dan hanyut dalam fantasi.
END ACT
Santoro dibesarkan di kota New York. Ia masih ingat pertunjukan boneka sangat populer sewaktu ia kecil. Santoro mengatakan, anak-anak masa sekarang juga menyukainya.
ACT JOE SANTORO
Mereka menyukai hal-hal yang aneh, lucu dan juga karakternya.
End ACT
Sebagai seorang guru seni di sekolah dasar, Santoro menggunakan boneka untuk mengajarkan anak-anak yang memerlukan kebutuhan khusus. Ia juga sering melakukan pertunjukan boneka di pesta-pesta dan acara lainnya.
Beberapa tahun lalu, ia dan istrinya membeli sebuah rumah abad 19 di kota kecil Martinsburg di West Virginia, untuk mendirikan The Wonderment Puppet Theater, yang merupakan satu-satu teater boneka di tempat tersebut. Kebanyakan penontonnya datang dari kota-kota besar yang terletak beberapa jam dari kota tersebut.
Sebelum memulai pertunjukan, Santoro melakukan pemanasan dahulu dengan kedua tangannya. Saat pertunjukan, kedua tangannya sibuk menggerak-gerakan boneka puppet hingga mengganti lampu sorot. Suara boneka itu merupakan hasil rekaman.
Usai pertunjukan, seorang anak laki-laki mengatakan, ia terpesona dengan karakter si katak, apalagi setelah katak itu jatuh tertidur dan mendengkur.
NATS Boy- “He sounded like a big giant scaring everybody”.
Ibu anak laki-laki itu menikmati pertunjukan boneka puppet yang ditonton untuk pertama kalinya. Ia mengatakan,
ACT MOTHER
Ini tidak ada hubungannya dengan layar atau TV, atau komputer. Jadi ini menyenangkan sekaligus memicu daya imajinasi Anda.
END ACT
Orang tua lain juga berpendapat serupa.
ACT CASEY OVERBY- MOTHER
It’s so cute and really sparks our imagination
OLIVER OVERBY
I had fun
Santoro membuat boneka-boneka dan atributnya dari bahan-bahan yang murah. Ia bahkan menggunakan sarung tangan untuk membuat boneka.
ACT JOE SANTORO
I see two eye balls on there, and I see a nose and mouth, and I can see a bunch of dancing.
END ACT
Santoro menganggap dirinya sebagai remaja yang menikmati imajinasi dan senang bermain-main.
ACT JOE SANTORO
Setiap kali saya kembali ke teater itu rasanya seperti ada pertunjukan baru. Saya sangat menyukainya setiap saat.
END ACT
Terlepas dari sepi atau ramainya penonton, bagi Santoro dan boneka-boneka, pertunjukan itu harus tetap berjalan.
Sekian Amerika Kini, saya Lea Johannes dari studio VOA di Washington DC.