
Sign up to save your podcasts
Or


Dalam episode hari ini, host kita yang berada di Malaysia akan membawa kita menyusuri sharing cerita persiapan sebelum Ramadan yang pada tahun ini dimulai tepat 1 hari sebelum Ramadan dimulai merupakan hari pertama sesi akademik 2024/2025 untuk sekolah-sekolah di Malaysia.
Persiapan yang bercampuraduk antara persiapan anak-anak "Back to School" dan juga bebenah setiap sudut isi rumah untuk menyambut Ramadan.
Dalam konteks ekologi, berkelanjutan memiliki arti bahwa sistem biologis tetap mampu menghidupi keanekaragaman hayati dan produktivitas tanpa batas.
Dimana, hal tersebut dicapai dengan cara kehidupan manusia tidak memanfaatkan dan mengeksploitasi sumberdaya alam hingga merusak ekologi ataupun keseimbangan ekologi yang ada di daerah tersebut.
Nah, perlukah seorang ibu peduli lingkungan?
Dan apa yang bisa dilakukan ibu dari rumah terkait isu ini?
Simak yuk obrolan Mbak Nisa dan Mbak Nana di episode Sustainable Living dari Rumah podcast Saling Sapa.
Selamat mendengarkan 😘
Marriage is “Welcoming the New World” for every woman.
From “Princess-like” to independent and strong woman?
Vocal Activist to “Wifey Material”?
Workaholic to “Stay-at-home Mom”?
Batteling with their own war.
A never-ending transformation.
A dynamic life.
A journey to be a better person.
This will warm your heart,
Tuesday, December 7th 2021.
Enjoy the Podcast Warna Diaspora,
On Program Saling Sapa,
Three wonderful women, Miss Aty, Miss Vifta and Miss Rizka.
Apakah definisi kebahagiaan seorang ibu itu? Apakah anda sudah menjadi seorang ibu yang bahagia? Dan bagaimana tips menjadi ibu bahagia?
Temukan jawabanya dalam pembahasan hangat melalui Podcast Warna Diaspora, Saling Sapa Episode 4 dengan tema Menjadi Ibu Bahagia di Tanah Rantau bersama Indri Rizkina Hapsari (Singapura) dan Angie Kamalia ( Arab Saudi)
Pada episode ketiga Saling Sapa, Dede (Singapura) dan Dian (Malaysia) berdiskusi mengenai bagaimana para akhirnya era digital mengubah hidup dan cara pandang mereka. Mulai dari sisi parenting, gaya hidup dan sosial kemasyarakatan.
Pada tahun 2045, Indonesia diprediksi akan mengalami bonus demografi dimana penduduknya didominasi oleh usia-usia produktif. Hal ini menjadi sebuah peluang sekaligus tantangan bagi seorang perempuan berdaya dan berkarya yang akan memegang peranan penting untuk Indonesia Emas 2045. Peran apa sajakah itu?
Mari dengarkan pembahasan hangatnya dalam Saling Sapa Episode 2: Perempuan Berdaya dan Berkarya Untuk Indonesia Emas, bersama Tami Astie Ulhiza (Bahrain) dan Khalida Fitri (KSA).
1. Perempuan sebagai penggerak ekonomi dari rumah (menit 4:48)
2. Perempuan sebagai pendidik anak, mencerdaskan sesama ibu, atau menciptakan ekosistem tempat ibu bertumbuh (menit 18:40)
“Saling Sapa: Journey to Konferensi Ibu Pembaharu”
Pada episode ini, kami mengangkat isu disabilitas unggul. Sebagai perempuan maupun ibu, kita memiliki potensi dalam menumbuhkan kesadaran disabilitas, dimulai dari rumah untuk dunia.
Kecintaan terhadap bangsa dan kemajuan teknologi membuat batas teritori menjadi tidak berarti. Para diaspora di luar negeri aktif dalam berbagai komunitas untuk mencapai tujuan bersama. Bagaimana keberadaan komunitas sebagai sarana untuk berkontribusi kepada negara?
From the publisher's feed