
Sign up to save your podcasts
Or


Ratusan atau mungkin bahkan ribuan kapal karam di bawah laut nusantara yang menjadi harta karun. Mari disimak Guys!
Budaya Panji sebagai memory of the world dapat menjadi inspirasi termasuk tata ruang ekosistem budaya.
Rempah sering dikaitkan dengan imajinasi seksual. Banyak orang meyakini khasiat dalam rempah rempah yang membuat gairah dan kekuatan seksual meningkat.
Dalam kitab suci agama Nasrani, dikisahkan pada masa menjelang saat kelahiran Yesus terjadi kehebohan luar biasa. Terkabar pada saat itu akan lahir seorang bayi suci yang akan menjadi tokoh besar melebihi raja yang bertahta saat itu. Kehebohan ini menyebar kemana-mana hingga banyak orang mencari dimana bayi suci ini dilahirkan. Termasuk pada saat itu ada tiga orang (yang sering disebut) raja dari timur yang juga ikut mencari bayi suci ini. Ketiganya datang dari jauh dan membawa persembahan yang sangat berharga untuk bayi suci ini yaitu Emas, Mur dan Kemenyan. Menarik sekali saat disebut Kemenyan yang notabene merupakan komoditas hasil tumbuhan endemik atau asli pulau Sumatera.
Mendengar kata Melayu, secara cepat kita akan langsung mengaitkannya dengan pulau Sumatera atau semenanjung Malaya. Sehingga jika mendengar istilah music Melayu, bagi kita yang ada di wilayah luar Sumatera maka tentu akan terngiang pula di telinga kita musik yang sering mengiringi joget Melayu. Atau mungkin pop Melayu yang sering dibawakan banyak artis terkenal saat ini. Namun pada kenyataannya tidaklah sesederhana itu. Obrolan kali Ini merupakan obrolan awal tentang musik Melayu yang sangat kaya perbendaharaannya. Jauh lebih kaya dari yang diduga.
Kali ini kita ngobrol-ngobrol soal rendang ya.
KITA, AUSTRONESIA Nenek moyangku orang pelaut. Gemar mengarung luas samudra. Menerjang ombak tiada takut. Menempuh badai sudah biasa. Lagu ini tidak main-main… Nenek moyang kita adalah bangsa pemberani yang bernyali tinggi mengarungi samudera dari satu benua ke benua lainnya. Inilah kita, para penutur Austronesia. Bangsa penjelajah samudera yang selama ribuan tahun berkelana dari daratan China ke Taiwan, Jepang, Filipina hingga ke kepulauan di Samudera Pasifik. Ke barat mereka berlayar hingga Madagaskar dan Benua Afrika. Bangsa yang dalam penjelajahannya selama ribuan tahun telah menyebar Bahasa Austronesia. Bahasa cikal bakal Bahasa Melayu yang kita gunakan sekarang. Bahasa Austronesia adalah bahasa yang telah menyebar dan digunakan selama ribuan tahun dan menjadi sarana komunikasi terbesar kedua setelah Bahasa Inggris di masa sekarang. Seperti apa sebenarnya .orang-orang penutur Austronesia ini? Dari mana asal mereka? Kenapa mereka menjelajah samudera? Apa yang mereka cari? Yuk kita telusuri masa lalu dengan ngobrol bersama Dewi Kumoratih & Irfan Nugraha tentang nenek moyang kita, Austronesia
Pada 31 Oktober 2017 lalu, UNESCO menetapkan Cerita Panji sebagai Memory of the World. Harusnya ini jadi kebanggaan kita semua. Tapi harus kita akui bahwa masyarakat kita sendiri justru cukup awam dengan cerita asal Jawa Timur ini. Bagi penggemar cerita ketoprak, dongeng Ande Ande Lumut, Cindelaras, Gunung Sari, Ragil Kuning atau Panji Semirang lebih kondang ketimbang naskah Panji sebagai induk dari dongeng-dongeng tadi. Padahal ketenaran cerita Panji ini menyebar di seantero Asia Tenggara. Apa sih sebenernya kisah Panji itu? Bagaimana asal muasalnya? Apa sih keistimewaannya yang membuat cerita ini diakii sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO?
Selama ribuan tahun bangsa kita sudah terhubung dengan bangsa lain di berbagai tempat di dunia ini. Aktivitas perdagangan adalah salah satu sebab alasan utama terjadinya keterhubungan ini terjadi. Masih ada alasan-alasan lain seperti masalah mencari resources utk hidup, atau sekedar ingin berkelana, dan lain-lain...yang pasti bangsa yg saling terhubung ini akan membawa budaya yg kemudian akan mempengaruhi bangsa lain. Ya kalo orang sekarang bilang trend Episode ini kita akan ngobrol tentang salah satu praktek budaya hasil keterhubungan ini yaitu WAYANG. Wayang sebagai kesenian, mungkin bisa jadi berasal dari nusantara, tapi cerita yg ada di kesenian wayang ini justru banyak diilhami dari cerita cerita luar bangsa kita, bahkan cerita cerita ini sebenernya adalah dakwah agama lain yg kemudian diadaptasi ke agama yg lainnya lagi, dan dipake buat dakwah juga. Begitu kompleksnya wayang ini selanjutnya malah bentuk keseniannya juga ikut ikutan terpengaruh dengan kesenian luar.
Di episode Warung Rempah: Kisah Negeri-Negeri di Bawah Angin Part 1 ini, Mas Bram Kushardjanto dan Mas Unggul Kardjono ngobrol seru bareng Mbak Dewi Kumoratih dan Mas Yanuardi Syukur, membahas tentang rempah-rempah asal Nusantara yang ternyata dari zaman dahulu sudah banyak ditemukan di berbagai pelosok dunia.
From the publisher's feed