Indonesia menjadi juara umum ASEAN Para Games 3 kali berturut-turut. Melalu ajang olahraga disabilitas Asia Tenggara, para atlet disabilitas Indonesia membuktikan kegemilangannya.
Diajang ASEAN Para Games 2023, Indonesia menyabet 159 mendali emas, 148 mendali perak, dan 94 mendali perunggu.
Di tengah euforia kemenangan kontingen Indonesia di ajang ASEAN Para Games 2023 Kamboja, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo memastikan pemerintah memberikan ruang dan hak yang sama untuk semua atlet di tanah air.
Melalui keterangan persnya, Dito mengeklaim, pemerintah terus mendorong pembinaan dan pengembangan atlet berkebutuhan khusus. Dito menganggap dunia olahraga bisa jadi alat pembangunan kesetaraan. Olahraga digadang-gadang mampu menjadi sarana penyandang disabilitas intelektual untuk sejajar dengan siapa saja.
Tak hanya demi kesetaraan, dunia olahraga juga mejadi alat peningkatan kesejahteraan bagi kelompok disabilitas.
Lantas, seberapa besar apresiasi dari pemerintah kepada atlet disabilitas? Di luar atlet, kalau kita soroti kelompok disabilitas ini seberapa luas kesempatan berkarya atau berusaha di dunia kerja? Disabilitas kalau berwirausaha bagaimana peluangnya bersaing, Cukupkah support dari pemerintah? Soal hal ini kita akan bincangkan bersama dengan Direktur Eksekutif INDEF, Tauhid Ahmad. Simakjuga pernyataan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo dan Juru bicara DPD Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) DKI Jakarta, Aulia Amin soal hal ini.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke
[email protected]