
Sign up to save your podcasts
Or


Beberapa hari belakangan media sosial (medsos) dihebohkan dengan Carolina, sosok gadis pramusaji di warung Pecel Lele & Seafood Omah 89 di kawasan Jalan MP Mangkunegara Palembang.
Tak pelak, sosok Carol sapaan akrabnya ini membuat warung pecel Lele nya menjadi ramai. Gadis kelahiran 6 Desember 1993 ini ternyata double degree dan bekerja sebagai Business Development Manager di Reddoorz perusahaan manajemen hotel berbasis teknologi terbesar.
Usaha ini sebenarnya baru digeluti dirinya pada Desember 2020 lalu. Sedangkan untuk nama pilih Omah 89 memiliki arti rumah keberuntungan. Kenapa tidak pilih kedai coffee atau restoran, Carol mengaku, ia memilih usaha sesuai budget. Kalau untuk usaha coffee butuh dana besar dan pengunjung atau marketnya terbatas. Sedangkan ini butuh modal tidak besar, market bisa siapa saja karena middle low.
Mau kenal lebih dekat dengan sosok Carol, simak bincang-bincangnya di segmen WOLES (Wawancara dan Obrolan Seputar Sumsel) channel youtube Detik Sumsel #destv #detiksumsel.com
Kunjungi juga,
website detiksumsel.com di - https://www.detiksumsel.com/
Follow Instagram
@detiksumsel - https://instagram.com/detiksumsel?igshid=hse5gytn4uih
@woles.destv - https://instagram.com/woles.destv?igshid=1h0bopmqkn8fg
Kanal Podcast WOLES DESTV
Spotify ( https://open.spotify.com/show/2HP0Pwj0WiQZzXyycoRnDF )
Anchor ( https://anchor.fm/woles )
Google Podcast ( https://www.google.com/podcasts?feed=aHR0cHM6Ly9hbmNob3IuZm0vcy80YWJlMjA1NC9wb2RjYXN0L3Jzcw== )
RadioPublic ( https://radiopublic.com/woles-6r4a3z )
Pocket Casts ( https://pca.st/t0t5jf5b )
Breaker ( https://www.breaker.audio/woles )
Follow Facebook Koran Detik Sumsel -
https://www.facebook.com/detiksumsel/
Sebagai komandan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Palembang, sosok Drs Ratu Dewa MSi juga aktif turun ke lapangan melihat langsung persoalan dan kebutuhan masyarakat metropolis.
Bahkan, Dewa yang sangat pro aktif menanggapi dan mengatasi laporan warga Palembang ini setiap harinya menerima sedikitnya 300 laporan dan keluhan di akun media sosial miliknya.
Ratu Dewa terlahir dari keluarga sederhana dan hidup di daerah terpencil di Desa Muara Kuang Ogan Ilir. Meski terpencil, semua itu tidak menyurutkan keinginannya untuk menjadi seseorang yang lebih sukses dan dapat membanggakan orang tua dan saudara dan anak-anaknya. Mengalir, menjadi filosofi hidup Dewa. Bagi suami Dewi ini, hanya tiga prinsip dalam berkarir, yaitu beramal, belajar dan berbakti kepada orang tua. Meski dengan kesibukan yang padat, Ratu Dewa tetap memprioritaskan keluarganya.
Mau kenal lebih dekat dengan sosok Ratu Dewa, berikut wawancaranya di segmen WOLES (Wawancara dan Obrolan Seputar Sumsel) DesTV...
Asiknya Jadi Jurnalis Di podcast kali ini, DesTv menghadirkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan, Firdaus Komar sebagai narasumber. Banyak sekali ilmu yang kita dapatkan dari wartawan senior yang telah mendedikasikan hidupnya selama 25 tahun sebagai jurnalis
Menjadi Jurnalis adalah panggilan hati. Mencari berita untuk sebuah informasi publik, sebagai jurnalis harus memiliki ideologi sebagai dasar untuk bekerja dan mengabdi. Tak heran jika banyak orang sukses di negeri ini berlatar belakang jurnalis. Simak wawancara dan obrolan santai bersama ketua PWI Sumsel, Firdaus Komar 'Asiknya Menjadi Jurnalis
#podcast #detiksumsel #woles #pwi sumsel #pemersatubangsa #dprdsumsel #videoviral #palembang #sumsel #beritakriminal #beritaheboh #videounik #videolucu
Palembang, Detiksumsel - Bermodal nekat dan pengalaman sebagai Asisten Manager SFC membuat Mayumi Itsuwa berani untuk maju sebagai Pimpinan Gabungan pengusaha kontruksi (Gapensi) Sumatera Selatan.
Ini pertama kalinya Gapensi dipimpin seorang wanita. Sebagai perempuan mayumi sudah mempersiapkan diri bagaimana menciptakan suasana yang nyaman dan tentu saja harus menjaga etika karena jujur usia masih muda tapi karena kondisi kita harus dituakan.
Sebagai perempuan pertama di SFC dan perempuan pertama di Gapensi, tentu saja ada kebanggan tersendiri, tapi mungkin pandangan orang-orang sebagian pasti ada yang tidak suka saya ada di posisi ini.
Tapi yang pasti ia ingin menyeimbangkan antara SFC dan Gapensi, "harus bisa bagi waktu ya tapi karena bola belum ada jadi ini kesempatan untuk belajar lebih banyak di gapensi."katanya
Berpengalaman sejak kecil didunia kontruksi karena dibesarkan dari lingkungan ini, membuat mayumi sudah terbiasa menghadapi kendala-kendala yang dihadapi.
Ia ingin agar Asosiasi yang sudah hampir setegah abat ini bisa terus berkembang apalagi diera digitalisas saat ini gapensi tetap eksis tapi tetap mempertahankan dan ditingkatkan.
Meski memiliki nama mayumi itsuwa tapi aslinya wanita satu memiliki keturunan asli sekayu ini, mengiginkan agar Gapensi bisa tumbuh jauh lebih baik lagi dan sebagai Asisten Manager SFC ia ingin memberikan yang terbaik dengan mengandeng para sporter , pemain dan juga manager agar bisa sama-sama membawa SFC kembali berjaya.
#destv #detiksumsel.com
Kunjungi juga, website detiksumsel.com di - https://www.detiksumsel.com/
Follow Instagram
@detiksumsel - https://instagram.com/detiksumsel?igshid=hse5gytn4uih
@woles.destv - https://instagram.com/woles.destv?igshid=1h0bopmqkn8fg
Follow Facebook Koran Detik Sumsel - https://www.facebook.com/detiksumsel/
Saefuddin Latief, Penulis Disertasi tentang Rhoma Irama dan Soneta Group Pertama di Dunia Saefuddin bukan fans karbitan.
Ia sudah mengagumi sosok Rhoma Irama sejak kecil. Saefuddin pun merupakan orang pertama di Indonesia, yang menulis Disertasi mengenai Rhoma Irama dan Soneta Group. Sebelum Disertasi ini, judul Skripsi Saefuddin pun mengenai sang raja dangdut yang berjudul 'Nada dan Dakwah Study Deskriptif Terhadap Aktifitas Rhoma Irama dan Soneta Group'.
Sementara untuk Disertasinya berjudul 'Nilai-nilai Pendidikan Islam Dalam Lirik-lirik Lagu Dangdut Rhoma Irama (Suatu Pendekatan Hermeneutika-Semiotika)'. "Disertasi setebal 375 halaman ini saya susun selama 2,5 tahun. Ini luar biasa perjuangannya, karena Disertasi beda tentunya beda dengan Skripsi dan Tesis. Hasil penelitian Disertasi ini belum pernah diangkat peneliti sebelumnya," terang Saefuddin.
Dari penelusuran akademis Saefuddin, ternyata Disertasi yang ditulisnya merupakan yang pertama di dunia dengan objek penelitian Rhoma Irama dan Soneta Grup.
#detiksumsel #woles #disertasi #rhomairama #relawanforsa #soneta #podcast #palembang #sumsel
Kelvin Marley sosok Polisi berpangkat AIPDA dan bertugas di Polda Sumatera Selatan ini belakangan viral di media sosial. Sejumlah kasus kriminal di Palembang berhasil ditanganinya. Kelvin Marley yang akrab disapa Kyai oleh warganet dan pedagang BKB ini selalu cepat tanggap dengan laporan dugaan kriminal di Metropolis. Tak jarang, sejumlah aksi ungkap kasus yang ditangani ayah dua orang ini mendapat banyak apresiasi dari masyarakat luas terutama di Sumsel. Bahkan, sebagian waktunya dihabiskan di lapangan dan sangat jarang berkumpul dengan keluarga demi menjalankan tugasnya sebagai Abdi Negara Kepolisian Republik Indonesia. Cerita punya cerita, sebelum menjadi abdi negara di Kepolisian, rupanya AIPDA Kelvin Marley pernah berjualan di sekitar pasar 16 Ilir.
#detiksumsel #woles #kelvinmarley #beritakriminal #polisimillenial #poldasumsel #polrestabespalembang #promoter
Di usianya yang baru menginjak 35 tahun, karier Wakil Walikota Pagaralam Muhammad Fadli cukup mentereng. Soal kesuksesannya di bidang usaha yakni pengepul kopi dan dunia politik sudah tak bisa diragukan lagi.
Kemampuan Fadli menahkodai sejumlah organisasi dan komunitas pun diakui sukses oleh banyak pihak di Sumsel. Mulai dari menjabat Manajer SFC U-20 hingga Ka Kwarcab Pramuka Kota Pagaralam yang sudah lima tahun berturut-turut mendapat penghargaan dari Kwarnas Pramuka.
Pada kesempatan kali ini Sahabat Woles akan menggalih lebih dalam cerita kesuksesan Bro Muhammad Fadli mulai dari berbisnis hingga di dunia politik.
#woles #detiksumsel #pagaralam #kopipagaralam #bisnis #politik #pramuka
Indah Rizky Ariani SE MM, lebih dikenal dengan nama Indah Mujyaer. Wanita kelahiran Palembang, 10 Januari 1988 ini memiliki hobi treveling. Tidak hanya sebatas keliling kota di Indonesia, Indah lebih sering berkeliling negara di dunia. Sudah banyak negara yang dikunjunginya, diantaranya New York, Paris, dan Negara bagian Eropa lainnya.
Wanita yang sejak dulu memiliki cita-cita dapat berkeliling dunia sebanyak 50 negara itu, sebelum berumur 50 tahun dia telah mewujudkan cita-citanya itu. Indah yang hobi keliling dunia berinisiatif untuk membuka Jasa titip (Jastip) belanjaan dari luar negeri dengan membuka akun instagram khusus belanja yakni @keranjangindah.
Indah juga pernah bekerja di Kantor BKD Pemkot Palembang sebagai, staff honor pada tahun 2006-2007, lalu dirinya pernah menjadi karyawan di Bank Sumsel Babel, selama 5 tahun terhitung dari tahun 2007 sampai 2012. Sebagai selebgram, di media sosialnya Indah sering kali mempromosikan produk jualan kliennya atau yang saat ini dikenal sebagai endors.
Dari endorsnya, Indah telah menghasilkan puluhan juta rupiah. Hasilnya sebagian digunakan Indah untuk kegiatan sosial.
Simak bincang barengnya di segmen Woles DesTV di akun Youtube Detik Sumsel...
Kunjungi juga website kami, detiksumsel.com https://www.detiksumsel.com/
Follow Instagram kami @detiksumsel https://instagram.com/detiksumsel?igs...
@woles.destv https://instagram.com/woles.destv?igs...
Follow Facebook kami, Koran Detik Sumsel https://www.facebook.com/detiksumsel/
From the publisher's feed