kilau bajumu redup di lemari,
apa rasanya tidak bisa berlari?
kebebasanmu dilalap api.
status sosialmu sekarat;
bak engsel yang berkarat;
berdecit setiap saat.
yang kau bangun perlahan runtuh,
dulu anugerah kecil kau bilang tak butuh;
menghirup embun di waktu subuh.
benar, kini saatnya panik;
lepaskan setan yang mendelik;
tanggung jawab yang mencekik
kamu kesepian? bagus.
saatnya berpikiri di dalam kubus.