"Syl, mbok ya kamu mikirin masa depanmu toh, Nduk. Mosok kamu jalan-jalan terus.. bagaimana dengan impian menikahmu ? Jodohmu perlu kaupikirkan, Nduk. Umurmu sudah 28, loh.
Ternyata bukan hanya aku saja yang merasakan kebahagiaan ini. John menggenggam tanganku erat. Saat aku menoleh ke arahnya, wajahnya terlihat bersemangat dan matanya berbinar.