
Sign up to save your podcasts
Or


Sesat pikir ke 55: Alasan tidak ada yang namanya perang rata-rata: Masalah rata-rata
Sesat pikir ke 54: Maukah anda mengenakan baju hangat milik Hitlet?; Bias penularan
Sesat pikir ke 53: Putuskan lebih baik-Putuskan lebih sedikit; Kelelahan putusan
Sesat pikir ke 52: Alasan payah apa saja; pembenaran "karena"
Sesat pikir ke 51: Jalani setiap hari seakan itu hari terakhir anda- tapi hanya setiap hari minggu; Diskon hiperbolis
Sesat pikir ke 50: Kebohongan kecil yang manis; Disonansi kognitif
Sesat pikir ke 49: Waspadalah ketika sesuatu awalnya baik: Keberuntungan pemula
Sesat pikir ke 48: Mengapa pengalaman dapat merusak penilaian anda; Bias asosiasi
Sesat pikir ke 47: Jangan kagum akan keberadaan anda; Bias seleksi diri
Sesat Pikir ke 46: Hati-hati dengan yang anda harapkan; Ban berjalan hedonis
From the publisher's feed