Laut Bercerita adalah novel karya Leila S. Chudori yang mengisahkan perjuangan, kehilangan, dan luka yang ditinggalkan oleh kekerasan negara pada akhir Orde Baru.
Cerita berpusat pada Biru Laut, seorang aktivis mahasiswa yang terlibat dalam gerakan perlawanan. Melalui sudut pandang Laut dan orang-orang terdekatnya, pembaca diajak menyelami idealisme anak muda, keberanian melawan ketidakadilan, serta harga mahal yang harus dibayar: penculikan, penyiksaan, dan penghilangan paksa.
Paruh kedua novel berpindah ke sudut pandang Asmara Jati, adik Laut, yang mewakili mereka yang ditinggalkan—keluarga yang menunggu tanpa kepastian, hidup dengan kehilangan tanpa jasad, dan belajar berdamai dengan ingatan yang tak pernah benar-benar selesai.
Dengan bahasa yang puitis, lembut, namun menghantam, Laut Bercerita bukan hanya kisah sejarah, melainkan pengingat bahwa ada suara-suara yang pernah dibungkam, dan luka-luka yang masih diwariskan hingga hari ini.