BEBAS MENGARAH

BEBAS MENGARAH

Download on the App Store

BEBAS MENGARAH episodes

  • DIKASIHI...SAMPE TERLUKA!!!
    Mengasihi jd bagian idup semua orang. Kita berusaha untuk mengasihi orang lain dengan memberikan yang terbaik dari diri kita. Tapi, kadang2 mengasihi gak berjalan sesuai dgn maunya kita. Kadang orang bisa gak suka dgn cara kita hingga menolak kita. Kadang juga kita nya yg gak suka dgn cara orang lain mengasihi kita, hingga menolak mereka. Apakah mengasihi itu salah? Atau mungkin kita perlu belajar tentang sisi lain dari mengasihi: dikasihi? Apa itu dikasihi? Gimana cara dikasihi? Selengkapnya di BEBAS MENGARAH.
    14 min
  • (GAK) SULIT MENGAMPUNI SAAT PANDEMI!!!
    Setengah tahun ini, kita belajar untuk menahan diri. Menahan diri keluar rumah, ke tempat favorit, buat beli yang gak urgent, bahkan berdekatan dengan teman2 n kerabat2 kita. Dan satu lagi yg kita pelajari: menahan diri untuk atur emosi di dalam rumah. Ya, rumah jadi tempat interaksi tersering dalam kehidupan kita setengah tahun ini. Gak jarang, konflik dan clash terjadi. Entah ortu-anak, suami-istri, saudara2. Belom lagi lonflik dengan mereka yang dari luar, karena udah jarang kita jumpai. Ketika semua konflik itu terjadi, maka tema pengampunan muncul kembali. Jujur, sulit. Lantas, apa yang harus kita lakukan dalam mengampuni? Pendam kesalahan dia/mereka dalam memori??? Atau lupakan saja dan berkata, "aku udah maafin?" Untuk yg kedua, tepatkah hal itu dikatakan "mengampuni?" Selengkapnya di BEBAS MENGARAH.
    13 min
  • BERBAGI CERITA TANPA KENANGAN: AKU, KAMU, INSTAGRAM
    Berbagi di instagaram jadi aktivitas rutin saat ini. Apapun bisa jadi konten feed, story, dan DM kita buat orang lain. Tanpa disadari, rutinitas ini membuat kita terlalu mudah untuk berbagi. Tanpa peduli konten dan penerima, asalkan cerita diglobalkan. Padahal, tak ada yang memaksa kita untuk berbagi (bahkan instagram itu sendiri!). Kalo gitu, gimana semestinya kita ber-instagram? Gimana kita berbagi? Selengkapnya di BEBAS MENGARAH.
    14 min
  • SIMPAN/SEBARKAN?!: PERCAYAMU BANGUN PERCAYANYA
    Setiap kepercayaan/keyakinan/pandangan hidup berbeda bagi semua orang. Ada yang sangat yakin, mulai goyah, bahkan meninggalkan pandangan hidupnya. Selain itu, pandangan hidup orang banyak diangghap sebagai privasi yang tak perlu diketahui orang lain. Namun apakah benar demikian? Gimana kalo pandangan hidup kita nyatanya dilihat, dirasakan, dan mungkin menjadi pandangan hidup bagi, orang lain? Lebih jauh lagi, gimana kalo pandangan hidup kita memberi gambar diri buat diri orang lain? Gimana cara kita menyikapi kepercayaan/keyakinan/pandangan hidup kita? Selengkapnya di BEBAS MENGARAH.
    16 min
  • NAPA GK ADA YG ENAK N SEHAT?!?!?!
    Seneng banget liat kesadaran masyarakat utk belajar masak n mengatur pola hidup sehat. Banyak yg udah bisa masak masakan yg fancy n gk pernah dimasak sebelumnya. Ada juga yg udh punya pola hidup n makan yg sehat. Tapi, persepsi ttg makanan n minuman yg enak n sehat masih blm berubah. Kebanyakan masih berpikir kalo yg enak n sehat itu semata-mata hasil buatan tangannya. Padahal, hanya sekian persen usaha manusia utk membuat yang enak n sehat. Gimana kalo seandainya usaha kita bukan membuat, tapi menyajikan? Kalo gitu, apa yg seharusnya kita banggakan? Selengkapnya di BEBAS MENGARAH.
    17 min
  • DEBAT, DEBAT, DEBAT... BUAT APA?!?!
    Banyak banget hal yang bisa diperdebatkan. Mau hal2 akademis sampe hal2 yang keseharian, semuanya bisa jadi bahan untuk perdebatan. Di perdebatan, kita tunjukkan apa yang salah dan benar. Di situasi yang sama, kita juga bisa tunjukkan siapa yang salah dan benar. Makin ke sini, masih aja ada orang2 yang menggunakan debat untuk menunjukkan kalo diri mereka bisa berargumen, bukan menunjukkan kebenaran. Kalo begitu, bagaimana sebaiknya kalo mau berdebat? Atau jangan-jangan, apakah ada baiknya mundur dari perdebatan. Selengkapnya di BEBAS MENGARAH!!
    14 min
  • JANGAN CARI TUJUAN, KALO GAK SIAP MILIKI PERJALANAN!
    Kembali memulai dan kembali menentukan tujuan. Mungkin ini yang sedang dijalani kebanyakan orang skarang ini. Mereka membuat tujuan yang baru dan, tentunya, ada ekspektasi yang baru. Sayangnya, harus diakui kalo perjalanannya gak semudah yang dibayangkan. Gak sedikit yang akhirnya frustrasi, bahkan hampir nyerah dengan situasi. Apakah itu berarti salah untuk punya ekspektasi? Apakah salah punya tujuan? Ataukah mungkin, mind set yang salah kita miliki slama ini? Apakah mungkin ini semua bukan tentang mencapai tujuan, tetapi menemukan momen demi momen dalam perjalanan? Apakah jangan-jangan, tujuan jadi mati karena perjalanan yang gak kita coba untuk nikmati? Selengkapnya di BEBAS MENGARAH!
    16 min
  • PANTESAN AJA EVALUASI DIRI GAK NGERUBAH IDUP KITA!!!
    "Berubah jadi lebih baik." Siapa sih yang gak mau? Pasti kita punya ekspektasi utk berubah jadi pribadi yang lebih baik. Udah gitu, kita gal suka kalo dipaksa untuk jadi lebih baik. Tapi, pada kenyataannya kita justru enggan untuk ngelakuin perubahan. "Nanti, seiring berjalannya waktu, bakal berubah jd baik kok." Apakah ini bentuk kemandirian, atau jangan2, keengganan kita untuk berubah? "Mengevakuasi" diri ke harapan yang baik, tentu boleh. Tapi apa jadinya tanpa kemauan n komitmen untuk mengevaluasi diri? Kalo evaluasi diri penting, apa yang bisa kita pahami tentangnya? Selengkapnya di BEBAS MENGARAH.
    14 min
  • BARISTA (DAN PEKERJA2 LAINNYA) JUGA MANUSIA!!!!
    Gak ada yg salah kalo kita mau pesen kopi, makanan, atau dilayani oleh mereka yang expert di bidangnya. Tentu kita mengharapkan mereka bisa memenuhi ekspektasi kita. Tapi mungkin mulai salah ketika mereka hanya kita pandang sebagai "pemuas" hidup kita. Padahal, mereka juga punya latar belakang, konteks hidup, problem, dan harapan di hidup mereka... sama seperti kita. Singkatnya: Bukankah mereka juga manusia seperti kita? Terus, gimana seharusnya kita melihat mereka? Interaksi kayak apa yang lebih baik untuk terjadi? Selengkpanya di BEBAS MENGARAH.
    13 min
  • SADAR/GAK, MAU/GAK, SUKA/GAK: ADAPTASI EMOSI
    Gak perlu berdalih, setiap memori akan melahirkan emosi. Terkhusus di masa2 ini. Ada beberapa orang yg kita tau mengalami pengalaman(-pengalaman) buruk dalam idupnya. Mungkin di PHK, batal tunangan/nikah, harus terima wisuda online, gak bisa pulang kampung, n masih banyak lagi. Dan, mungkin, itu yang kita alam n sedang jalani skarang. Semuanya itu, entah mau/malu kita akui, menguras emosi kita. Haruskah semuanya kita redakan? Haruskah kita menyerah dengan emosi kita? Atau..... harus apa kita skarang? Selengkapnya di BEBAS MENGARAH.
    13 min

About BEBAS MENGARAH

From the publisher's feed

"BEBAS MENGARAH" adalah sebuah podcast yang mencoba memberikan respons terhadap realita dari perspektif tertentu, sebagaimana inilah hak semua manusia. Podcaster gak menjamin bahwa responsnya bakal…