Makanan pasti jadi kebutuhan kita semua. Gak jarang, kita pesen makan supaya kita kenyang, tanpa bertanya apakah makanan itu menyehatkan kita. Sewaktu kita tunggu makanannya dateng, ada beberapa dari kita yang mungkin menanyakan 'status' makanan kita ke ojol yang memesankan makanan itu. Ketika mereka terlalu lama, kita gampang2 aja marahin hingga cancel pesanan kita, tanpa peduli perasaan dan tantangan yang mereka sedang hadapi. Di masa2 ini, perlakuan terhadap makanan dan ojol yang demikian rentan terjadi. Jika dilanjutkan, maka kesehatan dan toleransi akan semakin menurun. Apa yang seharusnya kita lakukan? Perspektif apa yang, mungkin, bisa lebih baik kita pakai dalam budaya pesan-terima makanan? Selengkapnya di Bebas Mengarah.