
Sign up to save your podcasts
Or


aku tidak menyangka suara rofi begitu indah
disertai dengan alunan musik yang syahdu.. dan
aku yang tidak lepas dari pandangannya rofi yang
sedang bernyanyi...hingga waktu sudah menunjukan
pukul 00.00 wib. dimana semua orang masing-masing
sudah kembali pada tendanya dan bahkan ada yang
langsung tidur, namun aku dan rofi memilih bersantai
dulu di bawah langit yang berhiaskan bintang.
eh..kalau ke kotanya nanti pas akhir acaranya saja.
sekarang disini pasti bisa senang-senang kok.
udah hayu turun.
kami-pun turun dan kulihat sudah banyak arena-arena
bermain yang sepertinya sudah dipersiapkan sebelumnya.
lah kita nanti bakal tIdur disini fi?
lah emangnya kenapa dengan-ku.
lah kamu kenapa gak ngajak pacar-mu malah aku? ah
ribet kalau bawa cewek mendingan sama kamu aku lebih bebas
dit, kalau sama cewek aku ngebayanginnya ribet aja,gimana
kalau dia takut,dingin minta ditemeninlah dan lainnya.
sementara aku disana pasti banyak kegiatan juga
Mau apa ya kesini?
Ya ampun ngomongnya gitu banget dit, sakit tahu jantung ini
"ucapnya sembari memegang dadanya.
jangan lebay..ngapain kesini malam-malam gini.
adittt kamu jangan marah terus aku minta maaf beneran aku
lupa..aku akuin salah karena aku fokus ke Ratna tadi. ya ya maafin ya.
yaudah gak apa-apa ngapain juga aku marah gak berhak juga
"ucap-ku.
ngomong-ngomong kenapa celana-ku ada dibawah
perasaan aku semalam gak ganti baju deh, kulihat
selimutku...eh....Rofi kamu kamu ngapain aku semalam ah..
Rofi bangun...bangunnn...
Apaan sih kamu berisik banget..bangunin aku jam
06.30 wib aku masih ngantuk..
eh jawab dulu kenapa aku gak pake celana, kenapa hanya
pakai baju aja.."ucap-ku yang terus-terusan ganggu tidurnya
Rofi.
si Rofi ngapain ya sekarang, dia kan orangnya penakut
mana orangtuanya pada gak ada dirumah, dan aku juga masih
disini, tapi kenapa dia belum ngehubungi aku, tapi semoga aja
dia baik aja sendirian dirumahnya "gumam-ku
sekitar 15 menitan lagi -lagi dina nelpon...tetap tidak
aku angkat. dan tak berselang lama Rofi-pun menelpon-ku
dan tanpa berlangsung lama segera aku angkat.
Hallo Fi, kenapa?
kamu sedang apa sekarang, kamu baik-baik saja kan dit?
eh..aku baik-baik saja, emang kenapa gitu fi?
oia kamu sudah pulang dari sawah?
aku yang sembari melihatnya dar arah belakang. jujur
hati aku terasa panas melihat kemesraan mereka.
Kamu bisa-bisanya gak ngomong sama aku. padahal ini momen yang
yang sangat penting.dan kamu juga tidak pernah cerita sama aku bahwa
kamu menyukai Ratna. selama ini kamu menutupinya dari aku? kenapa?
"ucap adit dengan nada sedikit kesal.
Ya aku minta maaf dit..kan sekarang aku udah ngomong dan kamu
juga udah tau hari ini.
scen adit
aku sudah pulang kuliah dan langsung pulang kerumah-ku.
sesekali aku melihat kearah rumahnya Rofi sembari berjalan kami, apa
dia sudah kerja apa belum ya/ aku penasaran dia kenapa lagi
sih "gumam-ku yang sembari berpura-pura lewat.
From the publisher's feed