“Hendaknya dipahami bahwa ada tiga waktu, dua belas faktor, dua puluh ragam, tiga sambungan, empat grup, tiga putaran dan dua akar.” Syair dari Bab ke-8 Abhidhammattasaṅgaha yang berjudul Bab tentang Kondisi-Kondisi (paccayapariccheda) ini menunjukkan bahwa Ācariya Anuruddha mengelompokkan dua belas faktor dari dependensi-kemunculan (paṭiccasamuppāda) ke dalam beberapa klasifikasi. Di kelas kelima ini, Ashin Kheminda menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan tiga waktu (tayo addhā) adalah masa lampau, masa depan dan masa sekarang. Dua faktor yang pertama yaitu ketidaktahuan (avijjā) dan formasi-formasi intensional (saṅkhāra) adalah masa lampau; kelahiran (jāti), usia tua dan kematian (jāramaraṇa) adalah masa yang akan datang; dan delapan faktor yang di tengah adalah masa kini. Lebih detail lagi dari tiga masa ini dapat dijelaskan lagi menjadi empat grup (catusaṅkhepā) dengan membedakannya sebagai faktor-faktor sebab dan buah. Masing-masing dari empat grup ini terdiri dari lima faktor sehingga total didapatkan dua puluh ragam (vīsatākārā).