"Kami ini tak banyak kehendak, sekadar hidup layak, sebutir nasi". Kamu dibacain buku berjudul Melipat Jarak, karya Sapardi Djoko Damono. Dongeng Marsinah adalah salah satu sajak dalam buku tersebut.
"Teman seperjalanan, aku menunggu". Kamu dibacain buku berjudul "Asal Muasal Pelukan", dari Candra Malik. Ini adalah salah satu penggalan puisinya berjudul "Setiba Kematian".
"Siapa pun kau, maukah menemaniku?". Kamu dibacain buku berjudul "Asal Muasal Pelukan", dari Candra Malik. Ini adalah salah satu penggalan puisinya berjudul "Setiba Kematian".
"Sediakah Tuan menemani perjalananku?". Kamu dibacain buku berjudul "Asal Muasal Pelukan", dari Candra Malik. Ini adalah salah satu penggalan puisinya berjudul "Setiba Kematian".
"Ke mana teman seperjalananku?". Kamu dibacain buku berjudul "Asal Muasal Pelukan", dari Candra Malik. Ini adalah salah satu penggalan puisinya berjudul "Setiba Kematian".
"Siapa lagi teman seperjalananku?". Kamu dibacain buku berjudul "Asal Muasal Pelukan", dari Candra Malik. Ini adalah salah satu penggalan puisinya berjudul "Setiba Kematian".
"Angin adalah teman seperjalananku". Kamu dibacain buku berjudul "Asal Muasal Pelukan", dari Candra Malik. Ini adalah salah satu penggalan puisinya berjudul "Setiba Kematian".
"Tanganku bukan teman seperjalanan". Kamu dibacain buku berjudul "Asal Muasal Pelukan", dari Candra Malik. Ini adalah salah satu penggalan puisinya berjudul "Setiba Kematian".
"Tiada lagi teman seperjalananku". Kamu dibacain buku berjudul "Asal Muasal Pelukan", dari Candra Malik. Ini adalah salah satu penggalan puisinya berjudul "Setiba Kematian".
"Tinggal napas teman seperjalananku". Kamu dibacain buku berjudul "Asal Muasal Pelukan", dari Candra Malik. Ini adalah salah satu penggalan puisinya berjudul "Setiba Kematian".
1 min
About Dibacain Buku
From the publisher's feed
Nukilan-nukilan buku yang paling bermakna dan mungkin relate sama kehidupan kamu.