dr. Raehanul Bahraen, Sp.PK

dr. Raehanul Bahraen, Sp.PK

By dr. Raehanul Bahraen, Sp.PKReligion & SpiritualityIslam
Download on the App Store

dr. Raehanul Bahraen, Sp.PK episodes

  • JATUH CINTA DALAM ISLAM - Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK

    Jika sebelumnya kita telah sedikit mengupas Virus Merah Jambu (VMJ) dan sekarang merambah pada poin selanjutnya yakni Jatuh Cinta dalam Islam. Semua bermula dari sini .... Ghadul bashar atau jaga pandanganmu dari melihat yang haram. Islam sebagai agama yang selaras dengan fitrah manusia mengerti bahwa laki-laki dan perempuan ada ketertarikan antar satu dengan lainnya.  

    Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan (zina dan pengantarnya), Islam menutup celah untuk sampai kepadanya, sebagai bentuk kasih sayang terhadap umatnya. Zina adalah perbuatan fahisyah, salah satu yang mengobarkannya ialah fitnah wanita; apakah ia berjilbab atau tidak menutup aurat. Sebab para Setan menghiasi para wanita saat keluar rumah dengan keindahan. Ini belum pacaran, baru sekedar lewat di jalan. Lantas, bagaimana cara menghindari pacaran?

    8 min
  • Virus Merah Jambu (VMJ) - Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK

    Fitnah adalah ujian yang menimpa hati dan fisik pada seseorang. Dalam tema ini khususnya tentang syahwat. Pengertian syahwat atau contoh fitnah yang dimaksudkan ialah fitnah lawan jenis. Bagaimanakah cara menghadapi fitnah tersebut? Fitnah yang bernama Virus Merah Jambu ini tidak hanya menyerang orang-orang awam saja, bahkan mereka yang sering ta'lim, rentan untuk terjangkit virus yang mematikan ini, lalu berangsur-angsur melemahkan semangat beramal para aktivis dakwah!

    Cantik nama virusnya, akan tetapi hakikatnya ia adalah pengantar kepada zina. Zina adalah perbuatan asusila yang ditolak keberlangsungannya oleh warga kolong langit yang masih bersih fitrahnya.  Paling banter ... zina mata. Jika dahulu seseorang bertemu lawan jenisnya di luar rumah, kini dengan kemudahan teknologi, tinggal touch and swipe up (sentuh layar dan menuju laman web yang dimaksud); semua gambar dari seluruh negara dapat mudah sampai ke tangan kita. Wanas'alullah salamah wal afiah ...

    5 min
  • INGIN MENIKAH KETIKA MASIH KULIAH - Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK

    Sebagian pemuda yang sudah mampu menikah dan sudah punya kemampuan finansial, namun sengaja menunda nikah. Padahal menikah tak juga menunggu sampai dapat gelar, tak mesti menunggu hingga diwisuda sarjana. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengaitkan menikah dengan umur.

    Beliau hanya mengatakan, 

     يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ 

     “Wahai para pemuda, barangsiapa yang memiliki baa-ah (kemampuan untuk menikah), maka menikahlah.” (HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400). 

    Sehingga pemahaman yang ada pada kalangan muda bahwa menikah haruslah menunggu hingga selesai sekolah, keliru besar. Pemahaman ini harus diluruskan. Karena anggapan seperti itu bertentangan dengan dalil yang menyatakan bahwa siapa yang sudah punya kemampuan, maka menikahlah. 

    Sekali lagi, menikah tidaklah mesti menunggu hingga selesai kuliah. Pemahaman seperti itu adalah pemahaman keliru. Nikah sama sekali tidak menghalangi orang untuk kuliah. Bahkan ada yang dengan menikah, barulah ia bisa merampungkan kuliahnya.” (Fathu Dzil Jalali wal Ikram, 4: 229).

    5 min
  • TIDAK ADA JOMBLO DI SURGA - Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK

    Tidak ada jomblo atau bujangan di surga adalah bukti bahwa menikah itu nikmat besar dan salah satu sumber kebahagiaan dan ketenangan di dunia. Semua kenikmatan yang dirasakan di dunia tentu akan dirasakan juga di surga dengan perbandingan kenikmatan yang tidak bisa dibayangkan. Hal ini juga membuktikan bahwa terlalu lama sendiri menjomblo bukan lah suatu hal yang menyenangkan, karena agama Islam menyarankan segera menikah bagi yang mampu dan adanya larangan untuk hidup membujang dan tidak punya keinginan menikah. Semoga yang belum menikah disegerakan yang mendapatkan jodoh shalih/shalihah.

    2 min

About dr. Raehanul Bahraen, Sp.PK

From the publisher's feed

Poodcast kajian dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK (Alumni Ma'had Al-Ilmi Yogyakarta)