Dalam hati manusia pun Iblis juga bekerja demikian. Sewaktu kita baru percaya Tuhan, kita mungkin sangat sukacita, sangat gembira, sangat damai. Tetapi kalau kita tidak waspada, sejangka waktu kemudian kita akan merasa heran, mengapa kita hari ini sedikit tidak tenteram, esoknya merasa tidak gembira, lusa merasa sebal, dan terus demikian sedikit demi sedikit; akhirnya kita kehilangan damai, kehilangan sukacita. Iblis terus menganiaya kita, membuat kita letih, membuat kita putus asa.