Apa bener kalau yang diterima kerja itu harus yang cantik atau ganteng aja? Apakah kalau enggak body goals terus ga bisa dapet career goals? Dalam konteks Human Resource hal ini sering disebut dengan "Beauty Bias" atau "Lookism" suatu istilah yang digunakan untuk merujuk pada stereotip positif, prasangka, dan perlakuan istimewa yang diberikan kepada orang-orang menarik secara fisik, atau lebih umum untuk orang yang penampilannya sesuai preferensi budaya.
Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata, individu menarik secara fisik memiliki lebih banyak teman, keterampilan sosial yang lebih baik, dan serta kehidupan seks yang lebih aktif. Bahkan kandidat yang "menarik" juga memiliki intensitas yang tinggi dalam untuk mendapatkan kesempatan panggilan kerja atau interview.
Perlu diketahui bahwa memiliki korelasi bukan berarti menjadi penentu sebab akibat, bisa saja kecantikan atau ketempanan memiliki hubungan yang positif tapi apakah hal tersebut menjadi faktor penentu belum tentu. Gabutalks episode kali ini akan membahas hal tersebut.