GI. Jeffrey Siauw | I Kor 1:18- 2:5 | Dunia melalui hikmatnya tidak mengenal Allah atau dapat dikatakan bahwa dunia dengan bagaimana pun melalui hikmatnya, boleh berpikir sehebat apapun, tetap tidak akan bisa mengenal Allah dan Allah merancang itu di dalam hikmat Allah.
Apakah kita betul bergantung kepada kekuatan Allah, salib yang memang adalah kebodohan bagi dunia, yang tidak menarik bagi dunia ini. Apakah kita betul-betul mau meninggikan salib Tuhan? Atau sebetulnya kita malah meninggikan apa yang dunia tinggikan, ketenaran, kemuliaan, kekayaan?