Galatian 6 merupakan surat terakhir yang ditulis oleh Rasul Paulus. Galatia salah satu surat yang paling tegas untuk mengingatkan akan kasih karunia
Karena kala itu mereka disesatkan dengan ajaran-ajaran lain.Perlu diingat bahwa penyesatan itu saat ini sedang terjadi maka perlunya pengajaran yang sehat tentang Firman Tuhan.
Penyesatan terjadi karena degreenya kecil sekali.
Masalah utama manusia adalah kondisi hatinya. (Lih. Ams 27:19, Mzm 139:23,24)
Semua penyesatan itu juga bersumber dari hati.
Bukti dari anugerah Kristus akan terlihat dalam penilaian yang jujur terhadap kehidupannya sendiri. (Lih. Gal.6:3,4)
Kegagalan hubungan kita dengan sesama seringkali terjadi karena kita menjadikannya tentang kita.
Selamanya hubungan kita dengan sesama akan didasarkan oleh transaksi, sampai kita berjumpa dan mengalami kasih Kristus yang sejati.
Karena sumber kasih kita bukan datang dari kita namun kasih Kristus.
Menjadi orang percaya yang tidak mementingkaan diri sendiri(selfless) adalah tanda bahwa hidup kita diubahkan oleh kasih Yesus.
Hubungan yang penuh kasih ini dimulai dari sebuah kesadaran tentang keberdosaan dan keberhargaan kita melalui kasih karunia Kristus oleh Kuasa Roh Kudus.
Kasih Kristus membuat hidup kita tidak lagi tentang diri sendiri sehingga kita rela memikul tanggung jawab.