
Sign up to save your podcasts
Or


Good News Young People, Yesus bukan hanya cahaya yang menuntun kita tapi juga cahaya yang menyelamatkan kita dari kegelapan dosa dan kematian. Di dalam Yesus ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
Tuhan memilih kita untuk menjadi umatNya dengan tujuan yang mulia yaitu kehidupan yang memiliki nilai, karena kita disebut sebagai Kawan Sekerja Allah.
Tuhan mau memastikan bahwa kita adalah orang-orang yang sungguh menjadi biji mata Tuhan untuk menentukan langkah kita di dunia fana ini, agar tidak ada orang diantara kita yang tersesat.
Good News People, jangan sampai kita sering di gereja atau ibadah tetapi tidak mengalami apapun. Orang lain mengalami mujizat Tuhan namun kita hanya menjadi penonton.
Seringkali yang membuat kita tidak berubah adalah kehidupan kita karena merasa hidup dalam kemapanan atau mungkin karena banyaknya tekanan masalah yang menutup kita untuk melihat kemuliaan Allah.
Galatian 6 merupakan surat terakhir yang ditulis oleh Rasul Paulus. Galatia salah satu surat yang paling tegas untuk mengingatkan akan kasih karunia
Karena kala itu mereka disesatkan dengan ajaran-ajaran lain.Perlu diingat bahwa penyesatan itu saat ini sedang terjadi maka perlunya pengajaran yang sehat tentang Firman Tuhan.
Penyesatan terjadi karena degreenya kecil sekali.
Masalah utama manusia adalah kondisi hatinya. (Lih. Ams 27:19, Mzm 139:23,24)
Semua penyesatan itu juga bersumber dari hati.
Bukti dari anugerah Kristus akan terlihat dalam penilaian yang jujur terhadap kehidupannya sendiri. (Lih. Gal.6:3,4)
Kegagalan hubungan kita dengan sesama seringkali terjadi karena kita menjadikannya tentang kita.
Selamanya hubungan kita dengan sesama akan didasarkan oleh transaksi, sampai kita berjumpa dan mengalami kasih Kristus yang sejati.
Karena sumber kasih kita bukan datang dari kita namun kasih Kristus.
Menjadi orang percaya yang tidak mementingkaan diri sendiri(selfless) adalah tanda bahwa hidup kita diubahkan oleh kasih Yesus.
Hubungan yang penuh kasih ini dimulai dari sebuah kesadaran tentang keberdosaan dan keberhargaan kita melalui kasih karunia Kristus oleh Kuasa Roh Kudus.
Kasih Kristus membuat hidup kita tidak lagi tentang diri sendiri sehingga kita rela memikul tanggung jawab.
Good News People, dalam episode kali ini kita akan membahas firman Tuhan mengenai perkawinan di Kana, kisah dimana Tuhan Yesus mengubah air menjadi anggur.
Anggur didalam pesta perkawinan kala itu adalah sesuatu hal yang penting, jadi jika sampai kehabisan anggur akan menjadi sesuatu hal yang memalukan.
Maka dari itu Yesus menyatakan kuasaNya, hal ini menunjukkan bahwa Yesus melakukan mujizatNya dalam keluarga.
Good News People teristimewa Sebaya Muda dimanapun kalian berada, mengapa kita perlu menjadi terang? Dunia semakin hari semakin jahat dan tidak terprediksi. Dunia butuhKristus dan butuh terang. Kita dipilih untuk memasyhurkan nama-Nya. Pada Yesaya 43:21 dapat bermakna bahwa kita ditebus karena ada tujuan seperti yang ada dalam Kitab Efesus 2:8-10. Tuhan memberikan keselamatan pada kita karena anugerah bukan hasil usaha manusia. Karena kita diselamatkan maka kita dapat berbuat baik. Sehingga, kita bisa berbuat baik namun jangan sombong karena semua itu tidak berasal dari usaha kita.
Karena kita umat terpilih dan terpanggil dari gelap kepada terang. Kita dapat menjadi terang dengan perbuatan baik melalui Roh Kudus yang memampukan kita. Karena bila berdasarkan kekuatan manusia itu tidak mungkin karena kita dikuasai dosa.
Good News People, kali ini kita akan diberkati dengan Firman Tuhan 2 Raja-Raja 5:1-15 dalam ayat tersebut Tuhan memakai seorang anak kecil yang berstatus budak untuk membawa orang mengenal Allah.
Tuhan juga bisa memakai kita sebagai orang yang luar biasa. Kita dapat belajar bahwa gadis kecil ini memiliki kasih meski status sosialnya sangat rendah sekali.
Gadis ini juga memiliki kemungkinan memiliki kepahitan kepada orang yang telah menyerang negaranya. Tetapi anak kecil ini menunjukkan kasih dan pengampunan terhadap jenderal yang sedang sakit, yang sudah berbuat jahat terhadap bangsanya.
Dimana pun berada menjadi terang dan garam.
Makin berkualitas di hadapan Tuhan. Bila orang-orang di dalam keluarga memiliki kualitas yang baik di dalam Tuhan maka akan menjadi keluarga yang sejahtera serta memuliakan Tuhan. Harus semakin bertumbuh secara pengenalan akan Tuhan, bertumbuh secara kerohanian dan semakin berkualitas dan berkenan di hadapan Tuhan. Dunia memiliki standar apa lagi Tuhan menghendaki kita semakin berkenan di hadapan Tuhan. Pada 1 Korintus 3:9 memberikan kesimpulan kehidupan yang semakin berkualitas akan memberikan dampak dalam kehidupan berkeluarga.
Untuk menjadi pribadi yang berkualitas. Pertama kita perlu dibangun di atasdasar yang tepat yang merujuk pada ayat 1 Korintus 3:10-11 yang menjadikan Yesus Kristus sebagai dasarnya. Dalam membangun kehidupan Yesus Kristus harus menjadi dasarnya bukan doktrin atau hamba-hamba Tuhan yang diidolakan yang mungkin tidak sesuai dengan Firman Tuhan.
Good News People, Tuhan memberikan talenta namun kita dengan penyertaan Tuhan mempersembahkannya secara maksimal seperti 5 talenta menghasilkan lagi 5 dan 2 menghasilkan 2 lagi. Ini juga waktunya untuk membagikan segala sesuatu yang kita terima dari Tuhan kepada sesame kita. Sebagai contoh adalah kita menerima keselamatan dan kita membagikan berita kabar keselamatan bagi sesama. Pernyataan Tuhan yang pertama yaitu Gereja perlu kembali kepada tempatnya dan berfungsi sebagaimana mestinya. Hal ini merujuk pada ayat Alkitab sebagai garam dan terang dunia serta menyalakan pelita bukan di bawah gantang tetapi di kaki dian agar menerangi semuanya.
Kedua kita perlu menjalani hidup selaras dengan doa kita. Ketiga memberkati sesama dengan apa yang kita telah terima dari Tuhan. Keempat menempatkan Yesus sebagai penebus, pengajar dan penuntun. Kelima akan terjadi tuaian besar. Tapi akan terjadi kemurtadan dan penampian. Gereja perlu banyak berdoa dan menyembah Tuhan. Terlibat dalam pekerjaan Tuhan sekecil apapun. Kesembilan adalah berjaga-jaga dan waspada senantiasa. Kesepuluh adalah hidup dalam rangka persiapan kedatangan Tuhan. Kesebelas adalah hidup dalam kasih karunia Allah dan jangan tinggalkan Tuhan. Terakhir hidup mengucap syukur senantiasa dan beribadah dengan hormat dan takut.
Good News People, persekutuan dengan Tuhan tidak sia-sia. Bukan hanya kebaikan bagi kita namun untuk seisi keluarga serta menjadi berkat siapa pun yang kita jumpai. Tema yang dibahas kali ini adalah hidup dalam kebenaran. Hidup dalam kebenaran adalah satu syarat mutlak bagi orang percaya. Sehingga, dalam situasi sulit Tuhan telah menyediakan anugerah, karunia, dan damai sejahtera. Tuhan mengetahui bahwa kita tidak ada kekuatan untuk hidup sendiri di dunia yang penuh kegelapan sehingga Tuhan menyediakan Roh-Nya untuk menyertai kita dan damai sejahtera. Dua hal ini merupakan jaminan kehidupan bagi kita yang perlu kita ingat.
Tuhan memberikan perintah pada Matius 6:33 sebagai jaminan Allah memberikan kemampuan untuk menjalani dalam situasi apapun. Mengutamakan kebenaran yang Tuhan kehendaki dan sebagai jaminan bagi orang percaya. Pada Yesaya 32:17-20 memberikan pengertian kita yang telah mendapat identitas keluarga Allah dan memiliki tanggungjawab sebagai saksi bagi Tuhan.
From the publisher's feed