Green Culture Podcast

Green Culture Podcast

By Green Culture PodcastSociety & Culture
Download on the App Store

Green Culture Podcast episodes

  • S4E7 Bagian 5 Biarkan masyarakat berpikir secara independent

    IKa (Indonesia untuk Kemanusiaan) bukan Lembaga implementor, tetapi mereka membantu masyarakat melalui tools yang tidak bersifat memaksa dan bebas digunakan. IKa tidak menentukan kebutuhan dan prioritas masyarakat karena masyarakat itu sendiri yang bisa menentukan hidup dan masa depan mereka.

    Bagi IKa contohnya, keadilan iklim adalah permasalahan paradigma, tetapi masyarakat itu sendiri harus punya kesadaran internal mengenai konsep-konsep seperti keadilan dan hal-hal dasar lainnya Ketika menghadapi sebuah permasalahan. Kita simak lebih lengkapnya Bersama Host Eka (CTSS IPB) dan Sita Supomo (Direktur Eksekutif IKa) bagaimana IKa melakukan penyadaran komunitas akan isu-isu tertentu dan menyediakan jaringan, tools, dan ruang bagi kelompok-kelompok dan orang-orang yang memiliki concern dan kebutuhan yang sama.

    24 min
  • S4 EP7 Bagian 4 Perspektif islam, Realitas ekonomi, dan kelestarian lingkungan

    Konsep keadilan iklim dalam sudut pandang agama umumnya dilandasi oleh nilai-nilai kemanusiaan beserta tanggung jawab manusia terhadap lingkungan dimana mereka tinggal demi kebaikan bersama. Dalam contoh agama islam, Mas Faqih (dosen UIN) berpengalaman mengadvokasikan isu-isu lingkungan dan social melalui Kongres Ulama Perempuan Indonesia (Kupi) kepada public (khususnya pesantren-pesantren).

    Namun pada kenyataannya, mengajak orang-orang untuk lebih sadar lingkungan tidak semudah itu karena pada praktiknya dunia ini berjalan dengan sistem yang lebih 'profit-seeking' dan media platform yang ada di luar sana masih belum banyak yang menggaungkan kesadaran lingkungan untuk keadilan iklim.
    kita dengarkan saja bersama Host Osi (IKa), strategi Mas Faqih dalam membuka jaringan-jaringan dalam upayanya mendorong dan mengadvokasikan isu-isu lingkungan dan keadilan iklim.

    43 min
  • S4 EP7 Bagian 3 Dalam isu iklim pun, keadilan butuh power, politik, diplomasi, disiplin, pengorbanan

    Dengan adanya struktur dunia negara-negara maju dan berkembang, maka permasalahan-permasalahan global yang membutuhkan perhatian dan kerjasama semua negara tidak akan terlepas dari tarik-ulur diplomasi dan kekuatan. Begitu juga dengan isu iklim yang akhir-akhir ini sering diangkat dan diperdebatkan di seluruh dunia di mana kenaikan temperatur, kenaikan permukaan air laut, tenggelamnya pulau-pulau, cuaca tidak menentu, banjir, kekeringan, badai, kerap menjadi topik negosiasi.

    Sementara itu, secara proporsional kontribusi gas yang menyebabkan perubahan iklim sangat tidak seimbang di mana negara-negara kaya yang secara sejarah sudah lebih dulu ter-industrialisasi menuntut negara-negara berkembang yang tidak memiliki kekuatan industrialisasi sebesar mereka untuk melakukan mitigasi dan adaptasi dan membayar sejumlah pajak karbon untuk berkontribusi menyehatkan dan menyeimbangkan alam.
    Dari sini, Host kita Sita (IKa) akan menelusuri lebih jauh penjelasan Mas Jalal (Pundi Hijau) mengenai strateginya dalam membuka ruang dialog dan komunikasi dengan berbagai stakeholder mulai dari level pemerintah, pejabat, petani kecil, perusahaan, pengusaha, pemilik modal sehingga keadilan dan penyelesaian masalah sosial, ekonomi, kesejahteraan, kesehatan, industri, lingkungan, pangan dapat sebisa mungkin dipermudah.

    1 hr 2 min
  • S4 EP7 Bagian 1 Dekonstruksi Makna Perubahan Iklim dalam Keuangan, Ekonomi, Kesehatan, kesejahteraan, dan lingkungan

    Walaupun perubahan iklim sudah sangat gencar dibicarakan dan diangkat secara umum, di level implementasi dan penerapan nyatanya, masih banyak gap dan celah-celah yang harus dibenahi.
    Contohnya saja tidak semua kegiatan industry memenuhi kaidah dan prinsip-prinsip sustainability yang berusaha mengurangi dan memitigasi perubahan iklim. Contoh lainnya lagi adalah permasalahan kekuatan keuangan dan finansial yang pada dasarnya harus memotori perubahan yang tidak bisa dilakukan secara cepat ini.
    Lalu bagaimana cara memulai perubahan yang membutuhkan proses Panjang ini? apa saja kesulitan yang ditemui dalam perjalanannya? kita dengar saja langsung dekonstruksi perubahan iklim dalam konteks Indonesia dari Mas Zeki (Climateworks Indonesia).

    52 min
  • S4 EP7 Bagian 2 Mengembangkan Socialware tidak semudah Hardware dan Software

    INCLINE adalah jaringan digital yang dikembangkan oleh IKa sebagai keterlibatannya dalam komitmen keadilan iklim di Indonesia. Data-data yang dikumpulkan INCLINE langsung di level tapak sehingga semuanya bisa dianalisis dari level desa, kecamatan, lalu ke wilayah yang lebih besar lagi seperti kota,dan kabupaten.


    Permasalahan dari pendekatan yang dilakukan oleh INCLINE selain permasalahan teknokratis dan administrative, ternyata adalah membangun 'socialware' yang secara geo-socio-spatial dapat menggambarkan keadaan nyata lapangan dan juga dapat diterima dan diadopsi oleh masyarakat. Nyatanya, membangun hal tersebut sangatlah berbeda dan lebih kompleks dari membangun 'software' dan 'hardware'.


    Lalu bagaimana pengelolaan dan pengembangan INCLINE sebagai jaringan digital yang berusaha membantu masyarakat di daerah-daerah yang rentan terhadap berbagai macam dampak dari perubahan iklim? Kita dengarkan saja cerita lengkapnya dari Mas Anto dan Mbak Dewi Hutabarat sebagai pengurus dan pengelola INCLINE (Indonesia Climate Justice Network)

    58 min
  • S4 EP6 Bagian 3 Konteks, Perawatan, Pengetahuan, kemudian Sustainability

    Host Meiska dan Teh Ukke (Pengurus IKA) kali ini ditemani Mas Eka dalam membahas pentingnya Kesadaran dan sensitivitas dari setiap individu dalam menangani permasalahan perubahan iklim, kita tidak bisa hanya menunggu pertolongan external dari 'Superman'.
    Dengan segala kesibukan masalah-masalah modern yang diakibatkan oleh perubahan iklim, masih adakah ruang dalam diri kita masing-masing untuk diam sejenak lalu amati dan pelajari mengenali pola-pola masalah sehingga apa yang kita lakukan sehari-harinya dapat ikut berkontribusi dalam menyentuh akar-akar permasalahan yang dihasilkan oleh perubahan iklim, tidak hanya menyentuh permukaannya saja.

    33 min
  • S4 EP 6 Bagian 2 IKA adalah bagian dari sebuah gerakan

    IKA adalah bagian dari sebuah gerakan

    Kita masih bersama Host Meiska dan Teh Ukke, kali ini, kita berbicara tentang spirit Program Pundi Hijau dan bagaimana IKA menghayati program ini sebagai bagian dari jati diri mereka yang lahir dari sebuah gerakan. Artinya, Program Pundi Hijau ini dijalankan dengan integritas dan relevansi sehingga ada kesadaran dan fondasi yang dibentuk untuk membangun martabat manusia, tidak hanya sekedar menolong atau "memberi" saja.

    25 min
  • S4 EP 6 Bagian 1 Keberdayaan komunitas tidak bisa dibangun sendiri

    Keberdayaan Komunitas tidak bisa dibangun Sendiri

    Indonesia Untuk Kemanusiaan (IKA) adalah organisasi yang aktif di bidang lingkungan, social, keadilan, kesejahteraan, dan seputar community building. Karena itu, IKA tentunya tidak melakukan kegiatan sosial hanya semata untuk amal dan karena belas kasihan.

    Sejak berdirinya IKA di tahun 1995, LSM ini telah mengembangkan berbagai program dan gerakan yang telah diadaptasi dari perkembangan dunia (Teknologi, Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Hukum dan Keadilan) terkini tapi tidak melenceng dan keluar dari filosofi awal mereka.

    Pundi Hijau adalah salah satu program tersebut, tapi dalam pelakanaanya, IKA tidak pernah bekerja sendiri dan selalu bekerjasama dengan berbagai pihak. Lantas bagaimana IKA bernavigasi dalam pelestarian lingkungan, sustainability, kesejahteraan, dan keadilan yang kerap dipengaruhi oleh perubahan jaman secara umumnya dalam mengelola program pundi hijau ini? kita simak saja obrolan antara Host kita Meiska dan Teh Ukke Kosasih (Pengurush IKA).

    37 min
  • S4 E5 Bagian 7 Memadukan Prinsip Agama Islam dengan Ilmu Modern

    Masih dengan pendamping dalam komunitas agama, Host Osi (IKA) dan Eka (Fellow CTSS) akan berbincang dengan Teh Nissya dari Pesantren Ekologi At-Thariq, SukaGalih, Garut, Jawa Barat.

    Tetapi kali ini, kita akan kupas habis pengembangan ilmu pengetahuan, budipekerti dan moral, dan kegiatan sehari-hari yang berbasis agama islam yang diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan dan ekonomi modern.
    Sebagai akibatnya, semua aktivitas yang dijalani dalam Pesantren Ekologi At-Thariq dilandasi dengan kecintaan seorang manusia kepada tuhannya sehingga semuanya pasti bermakna dan ada manfaatnya.

    34 min
  • S4 E5 Bagian 6 Memulai Perubahan dari Lingkungan Terdekat

    Kali ini kita menemui pendamping komunitas agama, Ibu Thohah atau yang akrab disapa Bunda Thohah. Ibu Thohah adalah seorang pemimpi yang bersemangat dan percaya diri akan masa depan yang lebih baik dalam lingkungan Pondok Pesantren Kempek, Kabupaten Cirebon.
    Optimisme Ibu Thohah tertuang dari ketekunan dan konsistensinya dalam mengurus dan mendukung Pondok Pesantren Kempek Cirebon yang ia percayai akan melahirkan manusia-manusia yang peduli dan bertanggung jawab atas lingkungan yang mereka tinggali, yang dalam jangka panjangnya akan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di daerah tersebut secara umum.
    Namun, tentu saja usaha Ibu Thohah dalam mengelola Pesantren Kempek terbentur oleh realita-realita yang penuh tantangan, kita dengarkan langsung cerita Ibu Thohah bersama host kita Osi (Ika) dan Eka (Fellow CTSS)!

    22 min

About Green Culture Podcast

From the publisher's feed

Podcast Green Culture mengajak kita semua untuk memaknai hidup berdampingan dengan alam beserta kompleksitasnya.