
Sign up to save your podcasts
Or


Karena iman bukankeyakinan bahwa saya pasti akan melihat Tuhan membela saya.
Iman adalahkeyakinan bahwa Tuhan tetap adil,
bahkan ketika saya tidak hidup cukup lama untukmelihat keadilan-Nya.
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.
"Kiranya kita tidak hanya menjadi orang yang menerima kemurahan TUHAN, tetapi jadilah orang yang menyalurkan kemurahan TUHAN kepada sesama."
Dan mungkin pada akhirnya kita tidakmembutuhkan Tuhan berbicara lebih keras.
Kita hanya perlu kembali cukup dekat—
untuk mengenali suara-Nya ketika Dia berbisik.
But the righteous will live by his faith [in the true God].
Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.
YESUS tidak datang hanya untuk membuat hidup kita terlihat lebih baik,YESUS datang untuk membuat kita menjadi baru.
Menjadi Steady in the Mountain bukan hanya tentang "tetap berdiri di Puncak" ,tetapi memastikan bahwa jalan yang kita tinggalkan cukup aman untuk dilalui oleh Generasi setelah kita.
"Ketika TUHAN mengatakan sesuatu yang berbeda dari apa yang kita lakukan, Apakah kita masih mau menurut?"
From the publisher's feed