
Sign up to save your podcasts
Or


Di episode 30 ini, HAMburger kayaknya mau tutup aja deh. Soalnya makin ngeri bos, sekarang ada yang berbau virtual, nggak sehat pol! Polusi kan racun. Tapi kan yang terpenting kita ngomong kalau kita mau tutup, nggak ngilang atau ghosting gitu aja, kayak anaknya siapa tuh, duh lupa~
Masih nyiyirin soal HAM? Catat.. pendidikan gratis itu amanat konvensi hak anak! Sekarang PR-nya, bukan sekadar gratisnya, tapi materi ajar dan kualitas pengajarannya yang harus ditingkatkan. Kalau anaknya pangeran Inggris aja bisa kena diskriminasi rasis, apalagi kita-kita ini yang rakyat jelata makan aja kadang susah? Dan brengseknya, diskriminasi masih bercokol di sekolah-sekolah bahkan sekolah negeri milik negara yang harusnya menjadi ruang. Nadiem harus dengar podcast ini!
Teman Nongkrong:
Klip Lagu:
Angel atau Kyal Sin adalah satu dari puluhan demonstran yang menjadi korban kebrutalan militer Myanmar. Angel mengenakan kaus bertuliskan "Everything Will Be Ok" saat Tatmadaw menembaknya mati. Ia dibunuh saat sedang berharap atas kehidupan yang lebih baik. Semoga tak ada lagi korban yang jatuh. Semoga selarik harapan "Everything Will Be Ok" benar-benar bisa terwujud bagi warga Myanmar. Apa sih peran Indonesia? peran ASEAN? #AgainstMyanmarMilitaryCoup
Teman Nongkrong:
Yuyun Wahyuningrum - Wakil Indonesia untuk Komisi Antarpemerintah ASEAN
Rafendi Djamin - Wakil Pemerintah Indonesia untuk Komisi Antarpemerintah ASEAN 2009 - 2015
Dari jaman Alm. Babe Benyamin Suaeb bikin lagu hati-hati kompor mledug, Jakarta ya udah banjir. Ampe sekarang juga masih gitu-gitu aje kayaknya. Padahal udah ganti program dari normalisasi jadi naturalisasi, tapi mana hasilnya? Ajibnye, banjir malah bukan lagi prioritas program di Jakarta. Ampunnnn....
Temen Nongkrong:
Eneng Malianasari - Anggota DPRD DKI Jakarta
Cuplikan audio:
1. https://youtu.be/g5FvmRbH_MA
2. https://youtu.be/FntZgt96Sr4
Lagu: Kompor Mleduk - Benyamin Suaeb. Di-cover oleh Agrikultur. https://youtu.be/Y_VsO1N7BFQ
Foto: Abbazzahron Muhammad
Selain syair-syair perlawanan yang mampu menggerakkan, ternyata Wiji Thukul juga punya puisi-puisi cinta yang sangat kontemplatif dan romantis yang bisa bikin kita jadi meleleh sambil garuk-garuk tanah 🥲. Wiji Thukul adalah pejuang demokrasi yang melalui buah penanya tajam mengkritik kezaliman negara waktu itu, dan akhirnya ia dihilangkan paksa di akhir kekuasaan Orde Baru. Nah, kira-kira puisi-puisinya kalau dibacakan sekarang bakal kena UU ITE nggak ya? Nggak sih harusnya, kan Bapak Presiden bilang semuanya boleh mengkritik. Katanya lho yaaaa :))
Teman Nongkrong:
Wahyu Susilo (Direktur Migrant Care, Adik Kandung Wiji Thukul)
Lagu: Bunga dan Tembok, cipt. Felix Iwan Wijayanto, dibawakan oleh K3AJ.
Jadi, Aung San Suu Kyi kan dulu adalah simbol HAM dan Demokrasi di Myanmar. Pas akhirnya dia menang dan jadi pemimpin politik di sana, eh malah kejadian pelanggaran HAM atas warga Rohingnya. Sekarang dia dikudeta, syukurin! Itu namanya karma.
Tar dulu, emang bener begitu cara berpikirnya?
Teman Nongkrong:
Klip Musik:
Indonesia itu salahsatu negara yang paling beragam, baik ragam agama, ras, etnis, bahasa, dsb... Tetapi, apakah negara bisa mengelola keberagaman orang-orang yang tinggal di Indonesia? Jika tidak bisa dikelola dengan baik, bisa jadi bukan jadi berkah, keberagaman malah jadi musibah...
Duh, kok serius gini sih... Karena Jess agak kurang enak badan, yang namanya buat konten harus tetep jalan dong... Malah ini jadi format monolog pertama Hamburger. Yuk bosque!
Episode ini adalah episode spesial nikahnya Ardhi. Nah, setelah nikah ternyata Ardhi juga banyak dapat ucapan "Selamat mengarungi samudra kehidupan", "Selamat mengarungi bahtera rumah tangga", bla bla bla...
Perkawinan kadang masalahnya memang cuma satu, gagal memahami kata "mengarungi". Apakah artinya masuk dalam karung atau berlayar bebas? Nah lho...
Yuk bosque bahas nikah dalam kacamata HAM, katanya sih pernikahan itu bagian HAM juga. Emang iya?
Di negara demokrasi, seharusnya tidak boleh ada prisoner of conscience atau orang yang ditahan gara-gara ras, agama, orientasi seksual dan pandangan politiknya, sejauh dilakukan dalam ekspresi damai. Yuk ikuti dan dukung peninajauan kembali (judicial review) UU ITE yang dilakukan oleh LBH Pers, dkk!
Teman Nongkrong: Ade Wahyudin, Direktur LBH Pers
Ngomongin OMSP (operasi militer selain perang) sama orang berambut ABCD (abri bukan cepak doang) dan anak kolong 🤪 Emang nurunin baliho itu tugas tentara?
Teman Nongkrong: Rafendi Djamin (Pegiat isu Reformasi Sektor Keamanan)
Kredit lagu: Serdadu - Iwan Fals, https://www.youtube.com/watch?v=8NCyvC9OTOA
Foto: ANTARA FOTO/ Aprillio Akbar
From the publisher's feed