
Sign up to save your podcasts
Or


Saudara-saudari, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah “Roh Kita Perlu Menikmati Akan Tuhan”. Baik Alkitab Perjanjian Lama maupun yang Baru ada menyebutkan bahwa Tuhan adalah kesenangan kita. Mazmur 16 menyebutkan bahwa Tuhan adalah bagian warisanku dan pialaku. Mazmur 34 mengatakan pada kita untuk mengecap bahwa Tuhan adalah yang baik. Kidung Agung mengatakan tentang ciuman dan pelukan. Tuhan sendiri mengatakan pada kita bahwa Dia adalah Roti Hidup. Kita memakan daging-Nya dan meminum darah-Nya, yang berarti bahwa kita percaya kepada-Nya, menikmati-Nya dan menerima-Nya. Dengan demikian kita memperoleh hidup yang kekal, dan kita hidup oleh Tuhan, penuh dengan kehidupan dan sukacita, sebagaimana layaknya orang normal. Kita harus menikmati Dia dan mengalami Dia disetiap hari.
Saudara-saudari, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang “Memandang Pada Tuhan Dengan Mata Batin Kita”. Dalam Mazmur 27, Daud mengungkapkan keinginannya untuk melihat akan keindahan Tuhan disepanjang hidupnya. Dalam Korintus 3:16-18, Paulus menyebutkan bahwa memandang kemuliaan Tuhan adalah jalan menuju perubahan. Kita dapat diubah menjadi serupa dengan Tuhan. Saat kita melihat pada Tuhan, maka dalam waktu bersamaan kita juga menikmati akan keindahan dan kemuliaan-Nya. Kemuliaan Tuhan adalah mencakup kasih-Nya, yang memberi asupan dan yang memuaskan hatimu. Selanjutnya saat kita melihat kemuliaan Tuhan, maka Roh Kudus akan melakukan pekerjaan-Nya didalam kita. Sebagai contoh, Dia akan membuka mata batin kita sehingga kita dapat lebih lagi menikmati Tuhan. Kita memperoleh lebih dari kebenaran – kita memperoleh Tuhan sendiri. Saat kita pergi kepada Tuhan, maka kita akan memiliki hidup.
Saudara-saudari, topik untuk Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang “Bagaimanakah menyembah Allah Dengan Roh Kita.” Kita menyembah dalam roh dan kebenaran. Kebenaran adalah yang sangat penting karena membantu kita memiliki pengetahuan yang akurat tentang Allah dan pengalaman yang sejati didalam Dia. Selain itu, kita harus menyembah didalam roh, yaitu bersekutu dengan Allah yang dari lubuk hati kita. Kita harus berdoa dan bernyanyi untuk-Nya, bersekutu dengan-Nya. Roh kita adalah yang nyata, dan mata batin kita dapat melihat kenyataan yang tidak dapat dilihat oleh mata jasmani kita. Dengan mata batin, kita menempatkan kebenaran dihadapan kita secara berulang kali. Semoga kita semua menikmati manisnya penyembahan dan persekutuan yang sehati dengan-Nya.
Saudara-saudari, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang “Roh kita Terpuaskan Hanya Saat Kita Menyembah Allah Dan Dengan Dalam Mengalami-Nya”. Dalam Yohanes pasal 4, Yesus menyuruh wanita Samaria untuk menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran. Penyembahan adalah yang paling berharga. Saat kita mengejar hal-hal lain dalam dunia, maka kita tidak akan puas, karena itu adalah hal-hal yang “dibawah matahari”. Kristus telah duduk disebelah kanan Allah. Dalam waktu bersamaan, Dia juga tinggal dalam hati kita. Oleh karena itu, kita dapat mengalami Dia dan menikmati kehadiran-Nya. Mengalami Tuhan dan memiliki aliran kasih dengan-Nya adalah yang paling dapat memuaskan kehidupanmu. Ini adalah hal yang “diatas matahari”, sebab kita memiliki persekutuan dengan Tuhan, yang berada diatas matahari.
Saudara-saudari, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang Bagaimanakah Seharusnya Roh Kita Menanggapi Tuhan? sangat penting bagi kita untuk memiliki kedamaian dan ketenangan hati. Kita perlu berlatih lebih banyak tentang bagaimana memandang kepada Tuhan dan menyadari bahwa Dia berada dalam kemuliaan, Dia ada dimana-mana, dan dalam waktu yang bersamaan Dia juga berada dalam hati kita. Dan juga kita perlu mengetahui bagaimana hidup bagi-Nya. Saat kita bernyanyi, menyembah, membaca Alkitab dan mendekat kepada Allah, kita hanya perlu menikmati isi dan kebenaran yang jelas. Sebenarnya hal ini tidaklah rumit. Setelah menikmati kebenaran yang berharga, atau sekalipun kita hanya menanggapi dengan mengatakan kepada Tuhan, “Tuhan, aku mengasihi-Mu”, hal itu sudahlah sangat berharga. Saat kamu tinggal dihadapan-Nya dengan seperti ini serta mendekat kepada-Nya, maka kamu akan masuk kedalam keadaan dimana hanya ada kamu dan Tuhan, Tuhan dan kamu. Ini adalah pengalaman yang bertatapan muka dengan Tuhan. Kidung Agung pasal 1 berkata, “kiranya Ia mencium aku dengan kecupan!” sebenarnya ini adalah penampakan Tuhan yang digambarkan dalam Injil Yohanes. Tuhan sangat ingin melihat wajah kita dan mendengar suara kita.
Saudara-saudari, topik harta bagi jiwa hari ini adalah “Janganlah Gelisah Dan Gentar Hatimu”. Dalam Yohanes 14, Yesus mengatakan kepada pada murid untuk tidak membiarkan hati mereka gelisah. Ketika Dia mengatakan itu, pastilah hati-Nya sendiri tidak dalam gelisah. Tidak gelisah bukan berarti bahwa kamu adalah yang tidak reaslistis atau kurang empati. Artinya yaitu mengetahui bahwa hati kita perlu dalam kondisi yang baik agar dapat memberkati orang lain. Apa yang kita lakukan dibumi ini adalah yang paling penting, dan dapat membantu banyak orang – hal itu akan mempengaruhi kekekalan mereka, serta mempengaruhi hati mereka. Terlebih lagi, apa yang kita lakukan adalah yang sangat berkaitan dengan panggilan Allah. Bagi kita, untuk menggenapi kehendak Allah, maka kita harus memiliki hati yang damai. Dengan begitu roh kita akan terangkat dan dikuatkan. Sangatlah penting bahwa roh kita dalam kondisi yang baik. Itulah sebabnya mengapa setiap hari paling penting bagi kita untuk mendekat pada Allah.
Saudara dan saudari, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang “Menikmati Kedamaian Tuhan Dalam Hatimu.” Setelah kebangkitan Tuhan, Dia menampakkan Diri kepada murid-murid. Berkali-kali Dia berkata kepada mereka, “Damai sejahtera bagimu!” Yesus memberikan damai-Nya untuk kita. Ini menunjukkan bahwa kedamaian itu adalah yang istimewa dan yang penting. Saat hatimu tidak memiliki kedamaian, maka dalam rohmu tidak akan ada kenikmatan. Tuhan ingin agar kita memiliki sebuah hati yang damai agar kita dapat dengan dalam menikmati persekutuan kasih dengan-Nya. Hasrat dan kerinduan-Nya pada kita adalah alasan mengapa Dia meninggalkan damai-Nya untuk kita. Saat kita sedang gelisah, maka kita harus segera berbalik pada-Nya. Kamu dapat berdoa, “Tuhan, selamatkanlah aku!” maka Dia akan segera menolongmu. Damai yang ada dalam hati kita membantu kita untuk memiliki sebuah pikiran yang lebih jernih dan pemahaman yang lebih baik. Kita dapat lebih menyadari akan bimbingan Tuhan dan lebih lagi memperoleh wawasan yang dari-Nya.
Saudara-saudari, topik kita hari ini adalah tentang “Disepanjang Tahun Ini Dipengaruhi Oleh Tuhan”. Semoga kita memiliki lingkungan yang baik untuk mendekat pada Tuhan. Semoga dalam segala hal kita dapat menikmati Dia, baik saat membaca Alkitab, saat bernyanyi, dan menyembah, ataupun saat bertenang di hadapan-Nya. Kita bisa sangat fleksibel saat melatih semuanya ini, dan sama sekali tidak kaku. Kita perlu di pengaruhi oleh Firman Tuhan, serta menikmati bagaimana Dia dan firman-Nya memberi asupan bagi roh kita. Iblis akan memasukkan pikiran-pikiran kedalam pikiran kita untuk mengganggu hubungan kita dengan Tuhan, namun itu bukanlah dari diri kita yang sebenarnya, yang adalah ciptaan yang baru. Yang perlu kita lakukan adalah mengabaikannya. Yang terpenting, kita harus tetap fokus, dan terus menikmati Tuhan. Semoga kamu dipengaruhi oleh Tuhan dan oleh firman-Nya disetiap hari disepanjang tahun ini.
Saudara-saudari, ini adalah Harta Bagi Jiwa. Topik hari ini adalah “Sama Seperti Urapan-Nya Yang Telah Mengajarimu, Tinggallah Didalam Dia.” Oleh darah-Nya Tuhan telah menetapkan sebuah perjanjian yang kekal dengan kita. Roh Kudus telah datang. Dia menguatkan kita dan mengubah kita dari mulia ke mulia. 1 Yohanes pasal 2 mengatakan bahwa Roh Kudus adalah pengurapan dan Dia mengajari kita tentang segala sesuatu. “Urapan” menyampaikan bahwa Roh Kudus adalah yang lembut dan Dia adalah Penghibur. Dia menghibur dan membimbing kita. Kita butuh akan pekerjaan Roh Kudus. Kita perlu mendengarkan suara-Nya dan mengikuti bimbingan-Nya. oleh karena itu, kita akan dipenuhi dengan sukacita dan terhubung erat dengan Tuhan!
Saudara-saudari, Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang “Dunia Membutuhkan Orang-Orang Yang Sangat Dalam Mengalami Tuhan”. Saat ini tidak habis-habisnya menjelajahi informasi-informasi. Namun, tidak ada yang dapat menggantikan saat-saat sendirian yang kamu habiskan secara langsung dengan Tuhan. Mazmur 45 menyebutkan bahwa kita perlu mendengarkan, melihat dan menyendengkan telinga kita. Ini berarti kita perlu memperhatikan Tuhan dengan seksama. Saat Tuhan berubah rupa di atas gunung, sebuah suara yang dari atas berkata, “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.” Saat kita mendekat pada Tuhan, saat itu bukanlah sebuah percakapan yang satu pihak dari kita kepada-Nya. Sebaliknya itu adalah sebuah penggabungan, dan kita sedang membangun sebuah hubungan dengan-Nya. Kita juga mendengarkan Tuhan berbicara pada kita yang secara langsung melalui Alkitab. Kita benar-benar menikmati saat-saat sendirian dengan-Nya.
From the publisher's feed