Saudara-saudari, topik Harta Bagi Jiwa hari ini adalah tentang Bagaimanakah Seharusnya Roh Kita Menanggapi Tuhan? sangat penting bagi kita untuk memiliki kedamaian dan ketenangan hati. Kita perlu berlatih lebih banyak tentang bagaimana memandang kepada Tuhan dan menyadari bahwa Dia berada dalam kemuliaan, Dia ada dimana-mana, dan dalam waktu yang bersamaan Dia juga berada dalam hati kita. Dan juga kita perlu mengetahui bagaimana hidup bagi-Nya. Saat kita bernyanyi, menyembah, membaca Alkitab dan mendekat kepada Allah, kita hanya perlu menikmati isi dan kebenaran yang jelas. Sebenarnya hal ini tidaklah rumit. Setelah menikmati kebenaran yang berharga, atau sekalipun kita hanya menanggapi dengan mengatakan kepada Tuhan, “Tuhan, aku mengasihi-Mu”, hal itu sudahlah sangat berharga. Saat kamu tinggal dihadapan-Nya dengan seperti ini serta mendekat kepada-Nya, maka kamu akan masuk kedalam keadaan dimana hanya ada kamu dan Tuhan, Tuhan dan kamu. Ini adalah pengalaman yang bertatapan muka dengan Tuhan. Kidung Agung pasal 1 berkata, “kiranya Ia mencium aku dengan kecupan!” sebenarnya ini adalah penampakan Tuhan yang digambarkan dalam Injil Yohanes. Tuhan sangat ingin melihat wajah kita dan mendengar suara kita.