
Sign up to save your podcasts
Or


HOST: Yuna
NARASUMBER: Pdt. A.A. Ayu Perani, S.Si.Teol.
AYAT FIRMAN: Roma 12:12, Amsal 14:29, Efesus 4:2, Galatia 5:22
Hati yang sabar adalah cerminan jiwa yang kuat. Masalah
seberat apapun, penantian sepanjang apapun dan cobaan
sesulit apapun apabila kita menjalaninya dengan penuh
kesabaran, pasti terasa ringan.
Host: Yuna
Narasumber: Pdt. Made Narawati, S.Th
Bacaan Alkitab: Mazmur 100:5; Nahum 1:7; Mazmur 34:8
Kebaikan Tuhan selalu nyata dalam semua musim kehidupan manusia. Hal tersebut menjadi
dasar yang kokoh untuk kita terus membangun relasi dengan Dia. Bahkan, Tuhan dapat
menjadi tempat perlindungan dan perteduhan dalam masa yang sulit seperti saat ini. Itulah
sebabnya, penting untuk terus membangun relasi dengan Dia sehingga kita bisa mengatakan
seperti yang diungkapkan Pemazmur “kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan itu!”
HOST: Grace
NARASUMBER: Pdt. Justus A. Lawalata M.Th
AYAT FIRMAN: Yakobus 5:16, Filipi 4:6, Matius 21:22
Berdoa merupakan cara menghadapi kesusahan menurut
Alkitab yang dinilai paling ampuh. Sebagian orang mungkin
tidak memprioritaskan berdoa ketika sedang diterpa
kesusahan. Mereka biasanya mencari pertolongan dari
manusia lainnya atau berdiam diri saja menunggu kesusahan
selesai sendiri. Padahal berdoa penting bagi umat beragama.
Host: Yuna
Narasumber: Pdt. Izak Rio H.B, S.Th
Bacaan Alkitab: Yeremia 31:3; Matius 28:20b
Hidup itu indah bila bersama Tuhan. Di mana pun kita berada atau apapun yang
mungkin telah kita lakukan, tangan Tuhan selalu terbuka untuk menerima kita.
KasihNya begitu mengagumkan sehingga tidak ada yang bisa benar-benar
menjelaskan kehebatannya. Kesediaan-Nya untuk mengampuni kita dari dosa kita
dan masih berkenan mengasihi kita melalui hal-hal yang kita lakukan yang benarbenar
menyakitkan Dia, tentu membuat tidak dapat berkata-kata.
Kita tidak mungkin dapat berhasil dalam hidup ini tanpa Dia. Dia adalah alfa dan
omega, awal dan akhir. Betapa diberkati hidup kita karena Dia menjadikan kita
sebagai sahabatNya. Jadi mari kita mengingat, terlepas dari musim apa yang sedang
kita hadapai saat ini (termasuk dalam masa pandemi ini), hidup akan selalu indah bila
Tuhan di dalamnya. Ia mengasihi kita dan berkenan menyertai perjalanan kehidupan
kita!
HOST: Shine
NARASUMBER: Pdt. Tata Patmawiraga, M.Th
AYAT FIRMAN: Lukas 10: 25-37
Orang Samaria yang murah hati menjadi Cerita yang menyindir para
Tokoh Agama. Mereka yang belajar bagaimana peduli kepada yang
susah, kepada yang terkapar, namun prakteknya TIDAK. Mereka
siap menolong jika yang membutuhkan adalah yang satu Suku, satu
Agama saja, Woow. Bagaiman dengan kita (GKPB)?
Host: Grace
Narasumber: Pdt. I Kadek Bagus Wisesa Uryana, S.Th
Bacaan Alkitab: Amsal 28:13; Lukas 12:22-23
Dalam masa pandemi ini, kita semua pasti terus berjuang untuk masa depan yang
lebih baik dan indah. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa ketakutan akan masa depan
mengaburkan persepsi kita tentang harapan dan iman. Keyakinan akan masa depan
seakan menjadi kabur dalam pandangan kita. Padahal keyakinan akan kendali Tuhan
membuat kita akan tenang dan tetap berjuang untuk masa depan. Terlepas dari apa
yang kita dapat lihat atau tidak dapat kita lihat saat ini, apa yang kita rasakan atau
takuti, percayalah Tuhan memiliki tujuan dan rencana yang indah bagi kita. So,
teruslah berjuang di dalam dan bersama Tuhan untuk masa depan yang lebih baik
dan lebih indah!
HOST: Yuna
NARASUMBER: Pdt. Ni Made Endang Betha M., ST.M.Div
AYAT FIRMAN: Yohanes 6:1-15
Kisah Yesus memberi makan 5000 orang tidak terlupakan oleh
banyak orang Kristen. Cerita ini mudah diingat, singkat dan jelas.
Yesus ubahkan 5 roti dan 2 ikan menjadi sangat banyak, sehingga
5000 yang ada saat ini bisa makan sampai kenyang. Lewat siaran
ini, kita melihat sisi lain, yakni Murid Yesus sangat kuatir ketika
Yesus meminta mereka untuk menyiapkan makanan bagi 5000
orang yang ada saat itu.
Host: Yuna
Narasumber: Pdt. A.A. Ayu Perani, S.Th
Bacaan Alkitab: Kolose 1:10-11; Roma 12:12
Kehidupan kita sehari-hari mengharuskan kita untuk bersabar, entah masalah yang
kita hadapi kecil atau besar. Ditengah pandemi ini, kesabaran adalah salah satu faktor
penting untuk dimiliki sebab situasi yang memang mengharuskan kita bersabar.
Namun jujur diakui bahwa hal tersebut seringkali lebih mudah dikatakan daripada
dilakukan.
Kita tidak bisa mengendalikan setiap aspek kehidupan kita. Cara orang lain
memperlakukan kita dan situasi yang kita hadapi kadang-kadang berada di luar
kendali kita, dan kita harus menemukan cara untuk mengatasinya. Jadi, bagaimana
kita bisa bersabar dalam situasi yang sulit?
Kita bisa belajar dari Roma 12:12. Dalam hidup, kita akan menghadapi cobaan dan
kesulitan. Namun, sebagai orang percaya, kita dapat menemukan harapan dengan
mengetahui bahwa kita memiliki Allah yang Pengasih yang mengendalikan hidup kita.
Ketika kita menaruh kepercayaan kita pada rencana-Nya yang sempurna daripada
rencana kita, kita tidak perlu merasa cemas, khawatir, atau tidak sabar. Kita pasti
dikuatkan untuk mengganung segala sesuatu dengan tekun dan sabar (Kolose 1:11)
Khotbah pengajaran yang menjawab persoalan
kehidupan, memandu dan membantu pendengar menghadapi tantangan-
tantangan kehidupan.
Memberikan pemahaman baru dari sisi Alkitabiah mengenai sisi-sisi
kehidupan kita yang relevan pada masa kini.
Khotbah pengajaran yang menjawab persoalan
kehidupan, memandu dan membantu pendengar menghadapi tantangan-
tantangan kehidupan.
Memberikan pemahaman baru dari sisi Alkitabiah mengenai sisi-sisi
kehidupan kita yang relevan pada masa kini.
From the publisher's feed