Heartline Bali 92,2 FM

Heartline Bali 92,2 FM

By Heartline Bali 92,2 FMMusic
Download on the App Store

Heartline Bali 92,2 FM episodes

  • Makna Berdiakonia - Harapan Baru

    HOST: Grace

    NARASUMBER: Pdt. Justus A. Lawalata M.Th

    AYAT FIRMAN: 2 Korintus 8: 1-9


    Diakonia covid-19 menjadi populer sejak Virus Corona melanda kehidupan jemaat-jemaat. Berbagi SEMBAKO menjadi program unggulan di tengah situasi di mana sosial umat dibatasi. Apa yang dapat kita pelajari dari kisah Diakonia jemaat Makadonia kepada saudara seiman di Yerusalem? Mari kita belajar bersama.

    1 hr 2 min
  • Stay Positive Stay Healthy - New Hope For New Generation

    Host: Shine

    Narasumber: Pdt. Made Narawati, S.Th

    Bacaan Alkitab: Amsal 17 : 22 (BIS), 3 Yoh 1 : 12, & 1, Kor 6 : 12


    Ketika kita sedang sakit dan datang ke dokter, kita diberi obat juga diminta untuk tidak

    stres dan menenangkan pikiran agar lekas pulih. Amsal setuju bahwa hati yang

    gembira menyehatkan. Karena itu kesehatan tubuh sangatlah penting, sebab ada

    banyak keuntungan ketika tubuh sehat, misal: muncul kreativitas, mampu melayani

    dengan baik, dll. Paling tidak begitu yang dikatakan Surat Yohanes. Bagaimana agar

    tubuh tetap sehat, selain mengolah badan kita juga perlu mengolah pikiran. Sebuah

    tulisan dalam laman media elektronik mengatakan bahwa kesehatan psikis

    mempengaruhi sebagian kesehatan fisik. Belajarlah dari nasehat Paulus kepada

    jemaat Korintus agar kita mengerti cara menjaga pikiran tetap sehat. Sangat penting

    untuk tetap bersikap dan berpikir positif agar kita tetap sehat.

    58 min
  • Yesus Pemberi Hidup - Harapan Baru

    HOST: Yuna 

    NARASUMBER: Pdt. Ni Made Endang Betha Meidyawati, S.T, M.Div

    AYAT FIRMAN: Yoh 10:1-11 (Yohanes 10:10)


    Krisis karena pandemi covid 19 yang melanda dunia saat ini, membawa duka bagi banyak orang,karena mereka ada yang harus kehilangan orang-orang yang mereka kasihi, mereka berjuang melawan sakit sampai titik kematian. Apakah sudah tidak ada pengharapan lagi? Kita diingatkan oleh Firman Tuhan bahwa Tuhan Yesus sama sekali tidak menghendaki manusia menderita sakit dan sampai meninggal tidak wajar, lalu apa yang Yesus janjikan pada orang-orang percaya, bahwa Yesus pemberi hidup, sekalipun fisik dan raga bersatu dengan tanah, karena Ia menyiapkan Hidup yanag kekal untuk setiap orang yang percaya kepadaNya.



    57 min
  • Crisis, Care, and Christ - New Hope For New Generation

    Host: Shine

    Narasumber: Pdt. Kadek Bagus Wisesa Uryana, S.Si.Teol

    Bacaan Alkitab: Yeremia 17:7; 1 Petrus 1:3; Filipi 4:5


    Akibat dari pandemi covid-19, seluruh dunia mengalami Crisis dalam

    berbagai bidang. Mulai dari bidang kesehatan, ekonomi, sosial, dan bahkan

    keamanan. Seluruh dunia, termasuk Indonesia sedang berjuang menanganai

    kondisi tersebut. Dalam situasi seperti ini, kita perlu untuk melihat lebih

    jauh, kepada sesuatu yang memberi pengharapan dan kekuatan kepada kita.

    Kita perlu melihat kepada Christ (Kristus) yang menjadi sumber

    pertolongan dan kekuatan kita. Memandang kepada Kristus akan memberi

    ketenangan dan keyakinan dalam menghadapi situsi yang belum jelas

    ujungnya ini. Namun kita tidak perlu terlalu kuatir dan gentar menghadapi

    hari esok yang penuh ketidakpastian ini. Kita bersyukur bahwa dalam

    Kristus kita bisa memiliki kepastian bahwa semua akan berlalu dan selalu

    ada harapan akan hari esok. Dalam Kristus ada kepastian akan pertolongan

    pada waktuNya. Dalam Kristus ada jaminan akan masa depan. Selain

    kepastian, di dalam Kristus kita juga diingatkan untuk Care kepada

    lingkungan dan sesama kita, terutama mereka yang sulit memenuhi

    kebutuhan pokok harian mereka. Keadaan hari ini menjadi kesempatan yang

    baik bagi kita untuk menyatakan kepeduliaan kepada sesama.

    44 min
  • Harapan Baru - Menangkap Kehendak Tuhan

    HOST: Grace

    NARASUMBER: Pdt. Justus Lawalata, M.Th

    AYAT FIRMAN:  Efesus 5: 13-21 (Efesus 5:17)


    Apa kehendak Tuhan bagi orang percaya dalam krisis yang saat ini manusia hadapi karena pandemi covid 19? Tuhan menghendaki kita untuk terus bertumbuh sebagai anak-anak terang. Bisakah Tuhan memakai sakit penyakit untuk kita mengerti kehendak Tuhan? Orang percaya disebut kurang atau lemah secara rohani jika tidak melakukan kehendak Tuhan, itulah yanag dimakasud Paulus orang bodoh yakni orang yang tidak mengerti dan melakukan kehendak Tuhan.




    1 hr 2 min
  • God Presence in Pandemic - New Hope For New Generation

    Host: Yuna

    Narasumber: Pdt. A. A. Ayu Perani, S.Si.Teol

    Bacaan Alkitab: (Luk 24: 31-32; Yoh 13: 7)


    Kisah dua murid di jalan menuju Emaus memberikan pelajaran bagi kita,

    pelajaran yang sangat membantu di masa-masa pandemi ini. Pelajarannya

    adalah Tuhan bekerja dengan cara yang tidak selalu bisa kita lihat. Baru

    kemudian - ketika kita melihat ke belakang - kita mengenali apa yang telah

    dia lakukan. Dua murid Yesus yang menuju Emaus tidak dapat memahami

    peristiwa penyaliban sebagai sesuatu selain tragedi. Mereka tidak tahu apa

    yang harus dilakukan. Mereka bahkan tidak mengenali Yesus ketika dia

    berjalan di jalan di samping mereka. Baru kemudian, setelah “memecahkan

    roti” bersama Yesus, mereka mengenalinya. Hanya saat itulah kata-kata

    Yesus masuk akal. Mereka kemudian berkata satu sama lain, "Bukankah

    hati kita berkobar [di dalam kita] sementara dia berbicara kepada kita?"

    Hal seperti itu terjadi pada semua murid. Misalnya, Petrus benar-benar

    bingung ketika Yesus membungkuk untuk membasuh kakinya. Yesus

    berkata kepadanya, "Apa yang aku lakukan, kamu tidak mengerti sekarang,

    tetapi kamu akan mengerti kelak". Dalam kasus-kasus semacam itu di

    seluruh Alkitab, prinsip yang sama berlaku: rencana dan kehadiran Allah

    tidak selalu jelas sampai nanti. Adapun para murid, demikian juga bagi kita.

    Untuk alasan yang terlalu dalam untuk sepenuhnya dipahami, rencana

    Tuhan untuk hidup kita tidak selalu jelas dan dapat dipahami.

    Saat pandemi ini adalah momen seperti itu. Sulit untuk melihat apa rencana

    Tuhan di tengah-tengah pandemi ini. Seperti para murid di jalan menuju

    Emaus, kita mungkin bisa putus asa dan bingung, kita mungkin cemas dan

    takut, karena kita tidak mengerti mengapa Dia membiarkan ini terjadi. Kita

    tidak melihat bagaimana pandemi global dapat masuk ke dalam rencana

    Tuhan yang baik dan ramah.

    Tapi satu hal yang kita tahu: Tuhan selalu berkarya dalam hidup kita, dan

    Dia bahkan sekarang berjalan di samping kita. Kita tidak pernah sendirian.

    54 min
  • Berharap Dalam Doa - Harapan Baru

    HOST: Pak Yayak

    NARASUMBER: Pdt. Ni Made Narawati, S.Th, M.Si

    AYAT FIRMAN: Matius 7: 7-8


    Saat manusia tidak berdaya, jangan tunggu putus asa, karena masih ada pengharapan dalam setiap doa-doa yang dipanjatkan kepada Tuhan. Doa sesungguhnya bersifat proaktif bukan pasif, yaitu menunggu tampa berbuat aapa-apa, pasrah pada takdir. Doa merupakan perjuangan rohani apalagi ditengah badai pandemi covid 19 dimana semua orang menghadapi krisis dalam berbagai dimensi kehidupan.

    58 min
  • Providence of God - New Hope For New Generation

    Host: Shine

    Narasumber: Pdt. I Gede Jesico Valerius Sasmita, S.Si.Teol.

    Bacaan Alkitab: Keluaran 13 : 21-22


    Benarkah situasi krisis yang dialami sekarang adalah tanda bahwa Allah

    telah meninggalkan kita? Sebagian orang mungkin akan berpikir demikian.

    Marilah belajar dari perjalanan umat Israel keluar dari Mesir menuju tanah

    yang dijanjikan. Mereka berjalan melewati padang gurun selama kurang

    lebih 40 tahun dan selama itu juga Tuhan memelihara umatNya.

    Demikianlah dalam krisis ini kita seperti melewati ‘padang gurun’ yang

    panjang, gersang dan ganas. Namun, padang gurun adalah tempat umat

    untuk belajar juga. Pada gurun merupakan tempat umat Tuhan mengalami

    penyertaan dan penyediaan dari Tuhan. Dalam semua proses belajar itu

    Tuhan tetap memelihara mereka. Kalau dulu Tuhan memelihara umatNya

    selama di padang gurun, maka sekarangpun Ia tetap melanjutkan karya

    pemeliharanNya itu bagi kita.

    1 hr 30 min
  • Ketika Tak Ada Lagi Dasar untuk Berharap - Harapan Baru

    HOST: Yuna

    RENUNGAN DAN NARASUMBER: Pdt. I Nyoman Agustinus, M.Th

    Ketika Tak Ada Lagi Dasar untuk Berharap

    Roma 4: 18-21

    Ditengah situasi sekarang ini, pasti ada saja orang yang tidak punya dasar lagi untuk berharap?karena tidak ada seorangpun yang tahu kapan pandemi covid 19 ini akan berakhir, apakah akan menjadi krisis yanag berkepanjangan?Namun kita belajar dari kisah Abraham, ia tidak merujuk pada perkataan orang lain atau kata hatinya, ia tidak akan mempunyai anak. Tapi keyakinan Abraham memiliki dasar yang pasti yakni janji Tuhan, yaitu apa yang di Firmankan Tuhan kepadanya.

    1 hr 30 min
  • Faith Over Fear - New Hope For New Generation

    Faith Over Fear

    Host: Grace

    Narasumber: Pdt. Izak Rio H. B., S.Si.Teol

    Bacaan Alkitab: Yesaya 41 : 10 & 1 Korintus 1 : 9


    Seperti bumbu-bumbu yang membuat masakan menjadi sedap seperti itulah musim-musim kehidupan mewarnai setiap langkah menjadi semakin bermakna dan indah. Tidak selalu mudah, kadang juga dalam kesusahan bahkan krisis. Seperti yang dialami sebagian besar penduduk dunia saat ini, yaitu pandemi covid-19. Yang terpukul tidak hanya bidang kesehatan, tetapi juga ekonomi, pendidikan, keagamaan, pariwisata, dan cara manusia berinteraksi pun terkena dampak. Di Bali khususnya tenaga usia produktif dirumahkan karena sektor pariwisata terpuruk, pekerja harian terhambat karena himbauan physical distancing, ibadah-ibadah dilaksanakan dari rumah, protokal kesehatan yang ketat, dll. Situasi ini tak ayal membuat kita kaget dan takut memikirkan jalan di depan yang seolah gelap tanpa secercah harapan. Dalam situasi ini kita diajak melihat kehidupan umat dalam pembuangan. Tidak hanya krisis ekonomi dan sosial, tetapi mereka mengalami krisis iman. Tidak ada lagi nyanyian dan musik bagi Tuhan sebab mereka berpikir telah ditinggalkan. Melalui siaran ini kita diajak beriman pada Tuhan yang setia dengan janjiNya. Iman itu menimbulkan pengharapan, pengharapan pada Tuhan adalah bahan bakar kehidupan yang membuat kita berani melangkah meski dalam kegelapan sekalipun.

    1 hr 30 min

About Heartline Bali 92,2 FM

From the publisher's feed

Radio Keluarga Anda