Sajak ini ku bagikan berdasarkan sumber aslinya yaitu Pamanku yang menulis diari untuk memotivasi dirinya yang surat cintanya dibuang oleh sang mantan pujaan hati.
Bapak Abdul Muis merupakan salah satu pahlawan nasional Indonesia yang berjuang membela bangsanya untuk mencapai kemerdekaan melalui bidang Jurnalistik.