Ada satu dari enam kata ‘celaka’ (Yes 5:5-30) yang dilontarkan oleh Yesaya terhadap musuh-musuh Tuhan, yaitu: celaka terhadap mereka yang tidak lagi bisa menilai realitas dengan benar (ay. 20). Karena fokus yang berlebihan terhadap diri sendiri membuat mereka tidak lagi memiliki pertimbangan dan akal sehat: benar jadi salah, salah jadi benar, baik jadi jahat, jahat jadi baik, terang jadi gelap, gelap jadi terang, pahit jadi manis, manis jadi pahit. Terhadap pembalikan dan penyimpangan baik pemikiran maupun tindakan kejahatan ini, konsekuensinya jelas: Tuhan tidak berkenan dan akan menolak, bahkan menghancurkan para musuhnya dengan sarana dan cara yang adil dari Allah. Tugas kita meletakkan dasar spritualitas, etik dan moral yang kokoh. Ingatlah bahwa dalam hidup ini ada yang jauh lebih mulia, indah dan berharga daripada uang. Hiduplah berdasarkan prinsip kasih, adil dan damai, bukan berdasarkan keuntungan sesaat. Tujuan paling akhir hidup manusia adalah memuliakan Allah dan menikmati-Nya selamanya.