
Sign up to save your podcasts
Or


Peristiwa Jumat Pagi itu mengingatkan saya, jangan pernah beristirahat dimana pun dan kapan pun. Kita harus melaju hingga tujuan yang kita inginkan. Apalagi istirahat di jalan tol, tempat yang tidak aman.
Sekolah Sosial Forestri Angkatan 3 mulai memasuki tahapan akhir. Semua peserta diminta membuat ide kreatif untuk menjawab masalah-masalah sosial forestri di Indonesia. Solusi kreatif bisa di tingkat makro, meso atau mikro. Pada tahapan ini, peserta ditemani para coach yang lebih senior dan memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cocok. Saya menjadi coach bagi Tika Mazda dari Riau. Ia punya ide tentang Local Development Innovators. Ini catatan saya.
Pada pelatihan bagi fasilitator Gerakan Pembaharu Indonesia, kami memperkenalkan tahapan RAIH. Bagaimana kekuatan-kekuatan meraih impian yang ingin diwujudkan. Berlatih berimajinasi dengan bantuan visual adalah latihan paling mudah untuk menggambarkan masa depan yang ingin diwujudkan.
Lebih kurang 140 guru pendamping dan fasilitator muda mengikuti Training of Facilitators untuk Gerakan Pembaharu Indonesia atau Gaharu Indonesia. Mereka akan menjadi Pembawa dan Guru Harapan Baru untuk menjadi sekolah sebagai ekosistem pembaruan sosial di Indonesia
Bagaimana melakukan disrupsi pada micro structure sebuah pertemuan? Micro Structure adalah desain proses, metode, pertanyaan, konfigurasi dan ditribusi peserta dan lain-lain. Dengan mengubah micro. structure pertemuan, hasil pertemuan akan semakin berkualitas dan solusi-solusi semakin kreatif dan inklusif
Empat Prinsip VIbrant Facilitation adalah Simplicity, Energy, Enthusiasm dan VIbrant (SEE VIbrant). Empat kata ini menjadi hal yang penting dieksplorasi menjadi hal-hal kongkrit dalam proses interaksi sosial. Disrupsi proses interaksi sosial atau LIberating Structure itu mematikan proses interaksi sosial seperti workshop, meeting menjadi lebih mudah, lebih energik, lebih antusias dan lebih vibrant.
Percakapan dengan Budhitas Kismadi, Roemah Inspirit, dan Deni Ganjar Nugraha, Graphic Recorder Indonesia tentang tafsir masa depan fasilitator perubahan.
Bekerja berwawasan Komunitas menjadi sangat penting ke depan. Komunitas adalah sekelompok orang tinggal pada suatu wilayah dengan ciri, nilai-nilai, minat dan tujuan tertentu.
Sebulan terakhir terlibat dalam percakapan dengan teman teman Arsitek Komunitas. Bagaimana menjadi Arsitek Komunitas dalam perspektif seorang fasilitator? Saya menafsirkan istilah Arsitek Komunitas bisa menjadi pengganti istilah "fasilitator, "animator", atau "organizer".
From the publisher's feed