
Sign up to save your podcasts
Or


Salah satu proses yang menarik pada aplikasi Design Thinking pada pembangunan sosial adalah proses pengambilan keputusan yang inklusif. Pada metode pemecahan masalah tradisional, solusi seringkali berangkat dari asumsi atau cara menafsirkan data-data sekunder. Pada design thinking, proses menafsirkan data berangkat dari proses yang inklusif untuk membangkitkan empati, menemukan pola dan intuisi yang dalam. Prosesnya menjadi kolaborasi yang sesungguhnya bukan kata-kata.
Saya menyimak lima ide inovasi yang akan dipresentasi peserta Sekolah Sosial Forestri sore ini. Kaum muda sekarang memiliki nafas cepat untuk merumuskan ide-ide cemelang. Belum matang benar tapi sudah enak dicerna.
Apa beda Problem Solving Tradisional dan Design Thinking. Ada lima beda yang penting dalam membedakan keduanya. Design Thinking digadang-gadang menjadi pendekatan yang bisa lebih cocok dengan masalah-masalah dihadapi komunitas-komunitas lokal. Pendekatan masalah tradisional terlalu bertumpu pada asumsi-asumsi yang keliru.
Saya dan Gagas Egalitarian, Alumni VIbrant Facilitation Training Batch 30 bercakap cakap tentang pelajaran paling penting Vibrant Facilitation. Ega menangkap lima hal penting yang dipelajari dari Vibrant Facilitation. Silakan simak refleksi dan manfaaat vibrant dalam kehidupan sehari-hari.
Saya melakukan refleksi sederhana atas pejalanan di dunia fasilitasi selama 2022. Terima kasih untuk dukungan dan kerjasamanya sehingga Kelas Kreatif dan INIKOPER bisa terus berbagi pengetahuan untuk Komunitas Perubahan. Selamat Tahun Baru untuk semua.
Minggu lalu saya dikirim file presentasi seorang tokoh konservasi, Wiratno. Ia mantan Direktur Jenderal Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem, Kementerian LHK. Ia seorang aktivis birokrasi. Ia memperoeh penghargaan aparatur sipil terbaik tingkat nasonal tahun lalu. Inilah rahasia Pak Ino, panggilan akrabnya, memecahkan masalah-masalah yang dihadapi di lapangan dan kebijakan.
Saya tertarik dengan ungkapan Toxic Positivity. Saya ingin merespon karena selama ini berandil memprosisikan Asset Based Thinking atau Positive Psychology tentang bagaimana berfikir berbasis kekuatan bisa membantu kita mencapai impian impian yang ingin diwujudkan.
Menurut Benjamin Bloom, ada enam tujuan pembelajaran yang perlu dirumuskan oleh guru, pelatih dan pembelajaran. Tujuan-tujuan pembelajaran ini sering disebut Bloom Taxonomi. Apa saja isinya? Silakan simak podcast kali ini.
Kelas Luring semakin menantang saat ini. Bila kelas luring hanya mengantar teori atau konsep yang tidak terlalu dalam, maka kelas daring bisa menjadi alternatifnya. Blended Learning menjadi kelas luring lebih mendalam belajarnya, sendang kelas online untuk memperkenalkan hal-hal yang di permukaan. Bagaimaina itu Blended Learning?
Bagaimana menjadikan organisasi bukan hanya sebagai mesin melainkan juga sebagai sebuah sistem kehidupan? Ada 10 ciri sistem kehidupan yang bisa diadopsi oleh sebuah organisasi.
From the publisher's feed