Belakangan, bersamaan dengan pandemi COVID-19, kondisi bumi ternyata lebih baik hlo. Jadi lebih hijau, polusi udara berkurang karena manusia mengurangi perjalanan, aktivitas produksi perusahaan, dan banyak lagi. Pandemi ini mungkin bagian dari cara kerja Alam Semesta untuk mendidik kita supaya tidak rakus memanfaatkan sumber daya dan lebih cinta sama lingkungan. Kamu pasti juga tahu, makin canggih manusia, makin banyak masalah terkait eksploitasi lingkungan. Sehari-hari kita dijejali produk tidak ramah lingkungan berbahan baku sawit, mulai dari sabun mandi, minyak goreng, bahan bakar, dan banyak lagi. Padahal kebun sawit itu sangat eksploitatif. Lahan produktif seperti sawah rakyat diganti sawit. Selain itu ada tambang batubara dan PLTU yang sama merugikannya buat masyakat dan lingkungan alam. Lebih jelasnya kita bisa menonton dokumenter Sexy Killers di youtube. Nah, apa sih yang bisa kita lakukan sebagai individu untuk bisa hidup berdampingan dan beramah-tamah dengan alam? Siwi membagikan ceritanya. Sehari-hari di kos, ia memilah sampahnya sendiri, mengurangi jajan, meminimalisir penggunaan plastik, hingga bikin pasta gigi dan deterjen sendiri. Kenapa sih Siwi berlaku demikian? Mari kita simak kisah serunya!