
Sign up to save your podcasts
Or


Di episode terakhir di tahun 2022 ini saya mengkaji fenomena diskriminasi terhadap usia oleh para lansia terhadap diri mereka sendiri. Tujuan dari episode ini bukan untuk menjelekkan satu kelompok kok, tapi memang untuk mendidik aja bahwa umur itu bukan alasan untuk menjadi tidak produktif.
Di episode 19 yang menjadi unggahan perdana di tahun 2022 setelah hiatus selama hampir 1 tahun, saya melanjutkan seri fetisisme. Ini merupakan seri ketiga, membahas fetisisme seksual, dengan mewawancara dua pemilik fetis yang sejauh ini masih dalam batas normal.
Setelah hiatus lama dari dunia siniar, saya kolaborasi lagi dengan tiga orang mahasiswa yang juga anggota Unit Kegiatan Mahasiswa di institusi kami sebagai refleksi 2021. Mereka bercerita tentang bagaimana COVID-19 benar-benar mempengaruhi aktivitas organisasi mereka; dan tanpa adanya perhatian dari yang berkepentingan, mereka masih menaruh harapan untuk tahun 2022 agar mereka dapat produktif kembali.
Setelah sekian bulan saya tidak memperbarui siniar saya, akhirnya lidah ini dilatih lagi untuk berkata pedas dengan menjelaskan suatu hal secara kualitatif namun sangat subjektif. Jangan lupa menggunakan headphone agar tidak merusak telinga orang di sekitarnya.
Kembali lagi ke pembahasan akademik. Kali ini subjeknya tentang sosiolinguistik, sebuah cabang ilmu bahasa yang mengkaji hubungan sosial dan variasi bahasa. Tema dari episode ini adalah multilingualisme, sebuah fenomena penguasaan dan pengunaan lebih dari dua bahasa.
Akhirnya saya mengkaji topik akademis lagi setelah sekian lama. Kali ini, di episode 13, saya membahas konteks dalam interaksi yang penting untuk diketahui agar tidak terjadi kesalahpahaman saat komunikasi. Beberapa teori mengenai konteks yang saya paparkan di episode ini adalah menurut McManis et al. (1987), Brown dan Levinson (1987), Dawson dan Phelan (2016), dan teori konteks menurut saya sendiri, walaupun belum saya tulis ke dalam sebuah buku teks. Saya juga memberikan contoh cara analisis konteks dari sebuah interaksi. Semoga membantu.
Episode 12 ini merupakan seri pertama dari topik Fetisisme. Seri pertama ini mengkaji fetisisme menurut Karl Marx, yaitu Fetisisme Komoditas. Apa itu Fetisisme Komoditas? Seperti apa contohnya? Kenapa ada fetisisme komoditas? Apa saja bahaya dari fetisisme komoditas?
Episode kali ini saya monolog menjuliti hal yang akhir-akhir ini diangkat lagi ke medsos, yaitu predator seksual di aplikasi kencan online. Kajian ini hanya berdasarkan pendapat saya semata, berdasarkan observasi saya sebagai salah satu pengguna aplikasi kencan online. Semuanya bersifat subjektif, jadi mohon maaf apabila menyinggung beberapa pihak. Wajib mendengarkan episode ini dengan headphone atau earphone karena akan sangat mengagetkan pendengar yang masih menganggap topik ini tabu.
From the publisher's feed