Mangkanya Ikhwan, Ana misalkan sebagaimana gelas ini. Hatinya orang kafir itu bagaikan gelas yang digembok, kalaupun dimasukkan cairan Hidayah di celah-celahnya maka akan cepat dia menerima hidayah. Dan terkadang pula gembok itu rapuh, sehingga ketika ia tak kuat menerima gempuran hidayah dari Dzat yang menggenggam hati manusia, maka ia akan lunak, luluh akan hal tersebut. Nah.... ini ada lagi Kaum yang hati mereka Qalbun Mankus.... Maka maha benar Allah dalam segala firmannya, yang dalam Al-Qur'an Dia berfirman : فَمَا لَكُمْ فِي الْمُنَافِقِينَ فِئَتَيْنِ وَاللَّهُ أَرْكَسَهُمْ بِمَا كَسَبُوا Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri? (An Nisaa’: 88)