
Sign up to save your podcasts
Or


Sempat di bulan Juli 2021, disaat kasus covid-19 lagi parah-parahnya, gue jadi salah satu penyintasnya. Selama 12 hari isolasi mandiri dan mencoba untuk self healing di masa penyembuhan. Cukup sekali ini aja kena. Nggak mau lagi.
udah seneng nih kasus covid mereda, eh naik lagi! brekele memang! udah capek di PHP-in bakal buka pintu pariwisata internasional, ditambah PPKM, gimana makin nggak brekele?
Sebuah episode berisi cerita mengenai fenomena "Harga Teman". Nggak tahu siapa yang mulai duluan. Yang awalnya masih "oke-oke" aja ngasi harga teman, lama-lama menjadi sesuatu yang annoying banget untuk yang berusaha mendapatkan penghasilan tambahan.
siapapun di belahan bumi ini; mau yang harta kekayaannya tujuh turunan nggak habis-habis, cantiknya silau karena kulitnya glowing, pintar sampai keterima di Harvard University, pasti pernah insecure. apalagi gue yang ngerasa biasa-biasa aja. selalu tiap malam berisik di kepala soal kekurangan yang nggak bisa gue ubah. proses buat redainnya emang butuh waktu yang nggak bisa di prediksi. akhirnya, gue tau caranya; bagaimana meredakan insecure gue yang segitu ganggunya di pikiran gue?
selamat menunaikan ibadah puasa hari kedua dan rahajeng galungan, gengs. karena episodenya dadakan, moon maap nih kalau ada yang nggak lancar ngomongnya. moon maap juga kalau ada jeda lama dan bunyi-bunyi tidak mengenakkan. anyway, dengerin aja langsung ceritanya ya.
awalnya, record topik ini gue rekam dalam format video dan berniat upload di IGTV. Lalu, ada beberapa kendala sehingga akhirnya gue mutusin ngubah formatnya dan upload di podcast :(. Gapapalah ya, yang penting isinya yang (mudah-mudahan) bisa kalian pahami. Cheers!
ngomongin soal Nyepi, yang gue inget adalah lihat langit malam hari. sudah setahun menunggu, hujan turun dan akhirnya gajadi liat bintang. Nyepi juga sinyal internet dibatasi, membuat beberapa yang memanfaatkan data selular harus libur sosmed sehari.
From the publisher's feed