
Sign up to save your podcasts
Or


Memang sangat membosankan jika hanya membaca peraturan-peraturan Tuhan dalam pembuatan dan penentuan Kemah Suci. Namun jika kita mempelajarinya, kita dapat mengerti bagaimana TUHAN menyatakan diri-Nya sebagai Tuhan yang kudus, yang cermat, yang teratur. Bagaimanakah kita melayani Tuhan yang demikian? Mari kita belajar bersama menurut yang tertulis dalam Keluaran 38.
Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 28 Juli 2024.
Kirim pesan
Melanjutkan perenungan dari perintah Tuhan untuk mempersiapkan Kemah Suci dan segala peralatan ibadah kepada-Nya, bagaimana kita belajar untuk bekerja dan melayani Tuhan bukan dengan cara sendiri namun dengan cara dan ketentuan yang Tuhan berikan. Adakah kita alat bagi kemuliaan-Nya?
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 21 Juli 2024.
Kirim pesan
Banyak orang Kristen yang mengatakan "Tuhan melihat hati." Namun apakah hanya hati yang Tuhan lihat dalam melayani Dia? Mari kita bersama melihat penyataan Tuhan akan kekudusan-Nya melalui firman-Nya akan tabut suci, dari semula Dia memerintahkan, pembuatannya, dan penyataan kekudusan-Nya berikutnya melalui keberadaan tabut itu.
Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 14 Juli 2024.
Kirim pesan
TUHAN, Allah orang Israel yang menyatakan diri-Nya di Padang Gurun Sinai kepada seluruh umat, TUHAN yang sama yang memperlihatkan kepada Musa detail kemah tempat ibadah kepada-Nya diselenggarakan. Begitu mahal, begitu rumit, begitu indah meski tidak seorangpun dari orang awam boleh masuk ke kemah itu. Bagaimana kita, yang dalam Perjanjian Baru dinyatakan sebagai Bait Suci Tuhan? Apakah kita juga menjaga hidup kita mahal, dengan detail yang indah, serta kudus untuk ibadah kita kepada Tuhan?
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 7 Juli 2024.
Kirim pesan
Tuhan tidak pernah meminta persembahan dari apa yang tidak pernah diberikan-Nya. Namun, apakah kita yang telah menerima dari Tuhan mau mempersembahkan pemberian-Nya itu bagi-Nya? Bagaimana kita belajar dari Bangsa Israel di padang gurun, yang selama ini banyak di antara kita yang ikut menyebut mereka bangsa yang tegar tengkuk?
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 23 Juni 2024.
Kirim pesan
Tuhan menyatakan diri-Nya setia; Dia setia kepada janji-Nya, Dia setia kepada keberadaan-Nya yang mulia. Jika kita percaya bahwa Dia setia dan muia, bagaimanakah seharusnya kita hidup di hadapan-Nya? Mari kita renungkan bersama penyataan Tuhan kepada Musa dan Bangsa Israel dalam Keluaran 33 dan hidup di dalam kekudusan yang telah dianugerahkan-Nya.
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 9 Juni 2024.
Kirim pesan
Alkitab mengajarkan kepada kita bahawa TUHAN bukanlah Tuhan yang asing, namun Tuhan yang mengenal setiap kita; Dia bahkan memanggil kita dengan nama. Jika Tuhan yang menciptakan kita itu mengenal kita, bukankah Dia juga mengetahui seutuhnya ketika Dia memerintahkan kita untuk bekerja bagi Dia? Dia tentu tahu setiap kelemahan kita dan sedia menyertai kita yang mau bekerja bagi-Nya, tidak maukah kita bekerja bagi Tuhan?
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 2 Juni 2024.
Kirim pesan
From the publisher's feed
Keluarga Epiphaneia adalah persekutuan pelajaran Alkitab pemuridan yang menyediakan materi PA yang berkesinambungan dan terpimpin. Dimulai sejak tahun 1990 dan sebelumnya dikenal dengan nama…
Untuk mengikuti PA Epiphaneia atau ibadah mingguan dapat menghubungi alamat surel [email protected]
*Hymn accompaniment cut (intro/outro) by (youtube/@ccmlibrary), used for worship.