
Sign up to save your podcasts
Or


TUHAN, Allah orang Israel, bukan hanya membebaskan mereka dari perbudakan Mesir -- suatu hal yang mustahil secara manusia -- namun juga memanggil mereka untuk beribadah kepada-Nya, menentukan hari-hari peringatan untuk merayakan pekerjaan-Nya. Waktu-waktu peringatan pekerjaan Tuhan dibuat-Nya tepat, bahkan untuk hari yang belum ada pun dibuat-Nya tepat. Percayakah saudara akan setiap perkataan Tuhan?
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 29 September 2024.
Kirim pesan
TUHAN yang Mahabesar, yang menciptakan langit, bumi, dan seluruh isinya berkenan menyatakan diri-Nya sehingga manusia dapat mengenal-Nya. Dia menyatakan keberadaan-Nya yang mulia dan kudus, dan demikian menetapkan bagaimana manusia harus datang kepada-Nya sehingga mereka tidak mati. Bagaimana dari penyataan-Nya kepada Bangsa Israel di padang gurun kita dapat melihat kekudusan dan kemuliaan-Nya sehingga kita dapat datang dan hidup di hadirat-Nya?
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 22 September 2024.
Kirim pesan
Kehidupan peribadatan Bangsa Israel di padang gurun mengajarkan kita banyak respon dan sikap manusia terhadap penyataan Tuhan. Upah pun Tuhan berikan kepada setiap orang sesuai dengan respon mereka kepada Tuhan. Tuhan menyatakan kemuliaan dan kekudusan-Nya baik kepada yang taat total, maupun kepada yang teledor; yang membedakan adalah yang taat dapat melihat kemuliaan Tuhan sebagai berkat, namun hukuman bagi yang teledor. Bagaimana dengan saudara? Sudahkah saudara memilih untuk taat?
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 8 September 2024.
Kirim pesan
TUHAN membebaskan Bangsa Israel dari perbudakan Mesir untuk menjadikan mereka milik-Nya. Milik TUHAN yang taat dikuduskan-Nya dengan firman-Nya sehingga mereka dapat melihat kemuliaan Tuhan. Hal ini tidak berubah setelah Tuhan Yesus datang sebagai manusia, karena Dia sendiri mengatakan bahwa mereka yang suci hatinyalah yang dapat melihat Allah. Apakah kita sudah memberikan hati dan seluruh kehidupan kita disucikan oleh-Nya?
Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 1 September 2024.
Kirim pesan
Upah dosa adalah maut. Itulah yang telah difirmankan TUHAN kepada Adam sejak manusia diciptakan. Tuhan telah menyatakan kekudusan-Nya dan menghendaki mereka yang dipanggil-Nya untuk hidup kudus. Meski demikian, manusia pertama memilih untuk berdosa dan tidak ada korban apapun yang sempurna untuk menggantikan hukuman atas dosa itu. Namun karena karunia Tuhan yang besar, Dia memberikan diri-Nya menggantikan manusia menjadi korban sehingga manusia tidak mati dan dapat hidup untuk kemuliaan Tuhan. Masih main-mainkah kita dengan dosa?
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 25 Agustus 2024.
Kirim pesan
TUHAN, Allah orang Israel telah menyatakan kemuliaan-Nya berulang kali di dalam awan. Bukan hanya dalam Perjanjian Baru saat Tuhan Yesus dibaptis Yohanes, namun juga dalam Perjanjian Lama ketika Bangsa Israel berkemah di Padang Gurun Sinai. Adakah arti dari penyataan Tuhan tersebut?
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 18 Agustus 2024.
Kirim pesan
From the publisher's feed
Keluarga Epiphaneia adalah persekutuan pelajaran Alkitab pemuridan yang menyediakan materi PA yang berkesinambungan dan terpimpin. Dimulai sejak tahun 1990 dan sebelumnya dikenal dengan nama…
Untuk mengikuti PA Epiphaneia atau ibadah mingguan dapat menghubungi alamat surel [email protected]
*Hymn accompaniment cut (intro/outro) by (youtube/@ccmlibrary), used for worship.