
Sign up to save your podcasts
Or


TUHAN tidak memandang bulu untuk siapapun menjadi bagian umat-Nya, bukan hanya orang Israel, namun setiap orang yang mau mendengarkan suara-Nya. Bukan hanya dalam Perjanjian Baru, namun sudah dinyatakan-Nya pada bangsa yang ditebus-Nya itu sejak Hukum Taurat diberikan-Nya. Maukah saudara mendengarkan panggilan-Nya?
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 23 Februari 2025.
Kirim pesan
Setelah menolak tanah yang baik yang dijanjikan Tuhan pada mereka, Bangsa Israel menangis karena hukuman Tuhan datang. Mereka bergerak maju ingin merebut tanah itu, ingin melakukan firman Tuhan yang kemarin mereka hinakan. Namun apakah Tuhan masih berkenan? Mereka pikir mereka melakukan perkataan Tuhan, namun perkataan yang mana? Apakah firman itu masih jadi bagian mereka? Bagaimanakah seharusnya pertobatan dilakukan?
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 9 Februari 2025.
Kirim pesan
Sebagai orang beriman, kita tahu dan percaya bahwa Tuhan mendengar. Namun sering kita tidak memperhatikan apa yang Tuhan dengar dan apakah Tuhan senang dengan yang didengarkan-Nya.
Bagaimana kotbah kali ini menolong hidup dan perkataan kita berkenan didengar Tuhan?
Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 2 Februari 2025.
Kirim pesan
"Orang Kristen kan boleh saja berbuat dosa, karena sudah ada yang menanggung." Begitulah kira-kira pandangan beberapa orang tentang kekristenan. Mungkin karena sikap orang Kristen sendiri yang berbuat sesuka hati merasa sudah dikasihi. Padahal Bangsa Israel yang adalah umat pilihan Tuhan, yang menerima langsung penyataan Tuhan dari atas Gunung Sinai namun tidak menghargai Tuhan, pada mereka ada ganjaran. Jika umat-Nya saja tidak disayangkan-Nya, masihkah kita mau berbuat seenaknya?
Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 19 Januari 2025.
Kirim pesan
Kita sering mengatakan percaya pada janji Tuhan, bahkan banyak yang menuntut janji tergenapi. Namun apakah kita menyediakan waktu untuk merenungkan janji-janji Tuhan dan dengan teliti mempelajari kegenapannya? Siapakah yang dapat menikmati janji yang Tuhan telah berikan?
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadaha Epiphaneia, 12 Januari 2025.
Kirim pesan
Taurat Tuhan memberi kita pengajaran bahwa akibat dosa bukanlah suatu hal yang ringan dan tidak dapat diselesaikan dalam sekejap mata, sehingga kita dapat mengerti betapa karunia yang Kristus berikan atas pengampunan dosa dan pemulihan. Siapapun dapat berbuat dosa, dan bagaimana kita belajar dari tokoh Alkitab berikut sehingga kita tidak main-main dengan anugerah yang Tuhan telah berikan?
Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 5 Januari 2025.
Kirim pesan
Melayani Tuhan tidak berarti lepas dari segala masalah hidup, masalah bahkan dapat datang dari tempat yang dekat. Namun orang yang benar tidak berdosa karena masalah itu, sebab orang yang percaya Tuhan tidak dipermalukan.
Kali ini, kita akan merenungkan sikap Musa ketika menghadapi masalah dan bagaimana Tuhan sendiri yang membelanya. Apakah kita juga bisa hidup benar seperti yang Musa lakukan?
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 29 Desember 2024.
Kirim pesan
Bukan matahari sumber terang itu, dan bahkan segala terang yang tercipta tidak dapat menerangi kegelapan hati manusia. Namun Terang yang sesungguhnya telah datang. Adakah kedatangan-Nya seperti manusia pada umumnya atau sudahkah ada tertulis tentang-Nya? Sudahkah Terang itu ada di dalam hidup saudara?
Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Natal Epiphaneia, 25 Desember 2024.
Kirim pesan
From the publisher's feed
Keluarga Epiphaneia adalah persekutuan pelajaran Alkitab pemuridan yang menyediakan materi PA yang berkesinambungan dan terpimpin. Dimulai sejak tahun 1990 dan sebelumnya dikenal dengan nama…
Untuk mengikuti PA Epiphaneia atau ibadah mingguan dapat menghubungi alamat surel [email protected]
*Hymn accompaniment cut (intro/outro) by (youtube/@ccmlibrary), used for worship.