
Sign up to save your podcasts
Or


Di Pasar Santa, Jakarta Selatan, ada satu lagi toko buku menarik. Toko Buku yang kecil mungil, tapi bikin bentah dengan koleksi literatur kelas dunia yang seringkali tidak ditemui di toko buku besar. Untuk tahu lebih jauh tentang toko buku ini, kami mengundang Indra dan Alien, dua orang yang sudah berteman sejak SMP dan memiliki satu kesamaan minat: buku! Impian mereka pun serupa, ingin punya toko buku sendiri, yang kemudian terwujud dengan berdirinya Transit Bookstore atau juga populer dengan Transit Santa. Apa yang membedakan Transit dengan toko buku lain? Bagaimana idealisme mereka mempengaruhi konsep toko buku ini? Bagaimana pula nasib mereka di tengah pandemi virus Corona saat ini? Indra dan Alien punya ceritanya untuk kita semua. Yuk, ikutan nguping!
–
—
Episode kali ini Kepo Buku kembali ke khittah dengan para hostnya berbagi cerita tentang buku-buku yang baru mereka baca. Steven hadir dengan satu buku fenomenal yang mengklaim sebagai sebuah tonggak penulisan buku travelling di Indonesia. Sementara Toto rupanya sedang tertarik dengan satu buku yang mengajarkan bagaimana membangun kebiasaan atom demi atom, sedikit demi sedikit. Rane sepertinya sedang terinspirasi dengan sebuah buku tentang hidup tanpa iri dan bagaimana mengelola ego bagi orang kreatif. Eh, sudah insyaf rupanya si Rane dari hobinya menyinyiri buku self-help :D Di bagian akhir, ada kembali hadir satu bintang tamu yang akan berbagi cerita tentang buku yang sedang dibacanya. Terima kasih banyak sudah hadir kembali, Mbak Leila Chudori.
Oya, ada juga satu penawaran dari Kepo Buku buat sekadar membantu teman-teman yang sedang merintis usaha kecil di tengah situasi ekonomi yang agak sulit belakangan ini. Semoga berkenan.
-
Buku yang dibahas di episode ini:
-
Kepo Buku adalah: Steven @KsatriaBuku Sitongan (Ambon), @Rane Hafied (Bangkok) dan @Hertoto Eko P. (Singapura)
Kontak dan pengiriman rekaman cerita buku: [email protected] | WA: +62 87878 5050 12
Website: KepoBuku.com | IG: KepoBuku | Tw: Kepo_Buku | FB: PodcastKepoBuku
Berawal dari sebuah tema sederhana yakni tsundoku atau buku apa saja yang sudah dibeli tapi hingga kini belum dibaca, obrolan ternyata menjadi lebih serius dan dalam, bahkan sampai menyentuh urusan warisan buku kalau nanti kita tidak ada. Begitulah trio Kepo Buku kalau lagi kumat keponya. Jangan lewatkan juga cerita teman-teman yang sudah mengirimkan "pengakuan" tsundokunya. Makasih banget ya..
.
Terima kasih untuk para tamu di episode ini: Kiki Fitria di Jakarta, Ella di Jerman dan Caca di Jakarta. Semoga buku-buku tsundokunya sekarang sudah mulai dibaca ya hehe
.
Kepo Buku adalah: Steven @KsatriaBuku Sitongan (Ambon), @Rane Hafied (Bangkok) dan @Hertoto Eko P. (Singapura)
Kontak dan pengiriman rekaman cerita buku: [email protected] | WA: +62 87878 5050 12
Website: KepoBuku.com | IG: KepoBuku | Tw: Kepo_Buku | FB: PodcastKepoBuku
Credits:
Cover art: Pixabay.com
Tsundoku adalah sebuah istilah yang konon bermula di Jepang pada era Meiji untuk menyebut orang-orang yang suka membeli buku tapi dibiarkan menumpuk tanpa dibaca, karena berbagai macam alasan. Inilah topik yang kita bahas dalam dua episode ke depan, termasuk juga mendengarkan pengakuan dari para "pelaku" Tsundoku :) Tujuannya bukan saja sekadar mengingatkan buku-buku apa saja yang ternyata masih belum tersentuh oleh para pembacanya, tapi juga berbagi judul buku-buku yang mungkin akan menarik bagi orang lain, karena kami di Podcast Kepo Buku percaya bahwa buku-buku menarik seringkali muncul dari rekomendasi sesama teman. Inilah mengapa kami selalu "kepo" pada buku bacaan orang lain.
Terima kasih untuk para tamu di episode ini: Akino M di Australia, Vera A. Suriasubrata di Jakarta dan penulis idola kami bertiga, Leila Chudori!
--
Kepo Buku adalah: Steven @KsatriaBuku Sitongan (Ambon), @Rane Hafied (Bangkok) dan @Hertoto Eko P. (Singapura)
Kontak dan pengiriman rekaman cerita buku: [email protected] | WA: +62 87878 5050 12
Website: KepoBuku.com | IG: KepoBuku | Tw: Kepo_Buku | FB: PodcastKepoBuku
Credits:
Cover art: Pixabay.com
Kali ini kami akan memperkenalkan kalian pada Semicolon, sebuah penerbit independen yang --hingga episode podcast ini diunggah-- telah menerjemahkan dan menerbitkan tiga buah buku. Bersama salah seorang pendirinya, Ayu Yudha, kita akan diajak untuk mengikuti perjalanan penerbit ini dan juga mengetahui seluk beluk mendapatkan hak penerjemahan buku-buku asing. Menarik dan perlu diketahui oleh para pecinta buku dan mereka yang juga tertarik untuk punya penerbitan independen.
Buku yang dibahas di episode ini:
Kepo Buku adalah: Steven @KsatriaBuku Sitongan (Ambon), @Rane Hafied (Bangkok) dan @Hertoto Eko P. (Singapura)
Kepo Buku kali ini secara khusus mengulas jenis buku yang kadang luput dari perhatian banyak orang, yakni buku resep dan masak memasak. Genre buku ini ternyata punya cerita menarik yang lebih dari sekedar kumpulan bahan dan petunjuk memasak tapi juga beragam informasi lain dan tak sedikit yang menyimpan nilai sejarah tersendiri. Kami dapatkan cerita itu dari seorang teman Kepo Buku yang mengoleksi lebih 400 buku dari genre kuliner bahkan beberapa diantaranya termasuk buku langka yang udah berusia puluhan tahun. Dengarkan cerita lengkapnya di episode ini.
Terima kasih untuk Winny Soendaroe, tamu episode ini. Kebanyakan buku yang diulas di episode ini diambil dari koleksi pribadinya.
Kepo Buku break sebentar dari baca buku. Ini adalah episode bonus yang mengajak seorang praktisi kuliner untuk berbagi tips menjalani masa-masa work from home dan bagaimana kita mengelola urusan makan. Jangan sampai mentang-mentang kerja dari rumah terus makan mie instan terus. :) Lantas kalau ada yang tanya, ngapain Kepo Buku ngobrolin makanan? Ya episode bonus ini juga sekalian "icip-icip" untuk episode kepo buku berikutnya yang juga akan menghadirkan tamu yang sama dan membahas genre buku yang rasanya belum pernah diulas di review buku manapun. :)
--
Terima kasih kepada: Winny "Chef Winny" Soendaroe, tamu episode kali ini
Kepo Buku adalah: Steven @KsatriaBuku Sitongan (Ambon), @Rane Hafied (Bangkok) dan @Hertoto Eko P. (Singapura)
Kontak dan pengiriman rekaman cerita buku: [email protected] | WA: +62 87878 5050 12
Website: KepoBuku.com | IG: KepoBuku | Tw: Kepo_Buku | FB: PodcastKepoBuku
Credits:
Musik latar: Rainbow karya Kevin MacLeod (Incompetech.com)- Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License Kepo Buku tidak berafiliasi dengan penerbit manapun.
Episode ini diduga keras merupakan episode paling serius dalam sejarah Kepo Buku, tapi sangat penting karena terkadang diabaikan. Kali ini kita akan membahas soal buku-buku yang terkait kesehatan mental. Masih bersama Steven, Toto dan Rane dan juga menghadirkan lagi teman baik kami, Hestia Istiviani. Hesti lah yang memicu perbincangan awal topik ini dengan berangkat dari pengalamannya konsultasi ke psikolog dan malah mendapatkan rekomentasi buku. Selengkapnya dengar saja episode ini yang sekarang juga bisa didengarkan di KepoBuku.com.
---
Buku yang dibahas di episode ini antara lain:
---
Terima kasih kepada: Hestia @hzboy1906 Istiviani, tamu episode kali ini
Kepo Buku adalah: Steven @KsatriaBuku Sitongan (Ambon), @Rane Hafied (Bangkok) dan @Hertoto Eko P. (Singapura)
Kontak dan pengiriman rekaman cerita buku: [email protected] | WA: +62 87878 5050 12
Website: KepoBuku.com | IG: KepoBuku | Tw: @Kepo_Buku | FB: PodcastKepoBuku
Credits:
Musik latar: Rainbow karya Kevin MacLeod (Incompetech.com)- Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License Kepo Buku tidak berafiliasi dengan penerbit manapun.
Di episode ini kita berbagi cerita tentang buku bacaan masing-masing dengan mengundang kembali seorang tamu spesial yang pernah hadir di beberapa episode sebelumnya. Bukunya cukup beragam. Ada sebuah buku yang bisa jadi pengantar sederhana untuk memahami ekonomi dan kapitalisme, lalu ada buku yang berbagi kiat mengelola kedai kopi dan ada buku tentang kisah di balik layar kepemimpinan Presiden Amerika yang mengaku sebagai seorang jenius yang stabil.
Buku yang dibahas di episode ini:
Terima kasih kepada: Hestia @hzboy1906 Istiviani, tamu episode kali ini
Kepo Buku adalah: Steven @KsatriaBuku Sitongan (Ambon), @Rane Hafied (Bangkok) dan @Hertoto Eko P. (Singapura)
Kontak dan pengiriman rekaman cerita buku: [email protected] | WA: +62 87878 5050 12
Website: KepoBuku.com | IG: KepoBuku | Tw: @Kepo_Buku | FB: PodcastKepoBuku
Credits:
Di episode ini kami dapat kiriman rekaman cerita buku dari tiga teman Kepo Buku. Ada Ari yang cerita tentang dua buku karya Tere Liye dan bagaimana penilaiannya. Lalu ada Monika yang bercerita tentang minatnya pada buku-buku terkait peristiwa '65. Sementara Ikhsan punya cerita tentang novel Jepang terjemahan Bahasa Indonesia karya Minato Kanae yang memiliki jalan cerita menarik.
Kami juga sering dapat pertanyaan soal bagaimana sih cara mengirimkan rekaman cerita buku ke Kepo Buku? Kita akan ulas lengkap juga di sini, beserta tips-tips yang mungkin bisa dicoba, mulai dari masuk lemari -iya beneran- sampai mengatasi masalah suara latar yang mengganggu.
Buku yang dibahas di episode ini:
____________
Kepo Buku adalah Steven Sitongan (Ambon), Hertoto Eko P. (Singapura), dan Rane Hafied (Bangkok)
Kepo Buku bisa didengarkan di Kepobuku.com, Spotify, Anchor, Google Podcast, Apple Podcast, Breaker, Castbox, Pocket Casts, Radio Public
Kontak dan pengiriman rekaman cerita buku: [email protected], [email protected] atau lewat Whatsapp: http://wa.me/6287878505012
Credits:
From the publisher's feed