
Sign up to save your podcasts
Or


Jarak adalah belati yang menusuk nusuk jantung hati. Namun jangan biarkan waktu menyeretmu Pada kelelahan yang abadi.
Puisi "Waktu" Karya Miza Rahmatika Aini. Nikmati puisi dan cerpen lainnya dengan visual animasi di Channel Youtube dan Instagram Kopi Sajak. Kirim puisimu juga untuk dipublikasikan oleh Kopi Sajak ke [email protected]
sajak harap mu untuk ku, terhapus sajak pilu yang dulu, dan tertulis namaku di esok hari dengan sajak yang baru.
Puisi "Sajak Pilu" Karya Fadel Muhammad Sucipto. Nikmati puisi dan cerpen lainnya dengan visual animasi di Channel Youtube dan Instagram Kopi Sajak. Kirim puisimu juga untuk dipublikasikan oleh Kopi Sajak ke [email protected]
Lalu aku akan berkemas dan mulai berjalan meninggalkan kebun yang telah menjadi hutan bagi ingatan
Puisi "Sebuah Sajak untuk Kekasih" Karya Tria Wijayanti. Nikmati puisi dan cerpen lainnya dengan visual animasi di Channel Youtube dan Instagram Kopi Sajak. Kirim puisimu juga untuk dipublikasikan oleh Kopi Sajak ke [email protected]
Pada selasar kedai tempatnya duduk Memanggku gelisah dengan tertunduk Apakah benar ini suara keterasingan?
Puisi "Selasar Kedai" Karya A.A. Sakuntala @anggit.sakun. Nikmati puisi dan cerpen lainnya dengan visual animasi di Channel Youtube dan Instagram Kopi Sajak. Kirim puisimu juga untuk dipublikasikan oleh Kopi Sajak ke [email protected]
Tuhan, izinkan aku menginjakan kaki ditangga usiaku Aku tidak gembira apalagi merayakannya Tidak ada selembar prestasi yang bisa aku tinggalkan.
Puisi "Tangga Usia" Karya Juliansah Irfan dibacakan oleh Naimathul jannah. Nikmati puisi dan cerpen lainnya dengan visual animasi di Channel Youtube dan Instagram Kopi Sajak. Kirim puisimu juga untuk dipublikasikan oleh Kopi Sajak ke [email protected]
Hidup takkan pernah aman kapan dan di mana pun selamanya terancam bahaya dan kebenaran sunyi itu penawar duka bersahaja
Puisi "Sajak Kecil" Karya Umbu Landu Paranggi dibacakan oleh Muhamad Maksugi @muhamad_maksugi. Nikmati puisi dan cerpen lainnya dengan visual animasi di Channel Youtube dan Instagram Kopi Sajak. Kirim puisimu juga untuk dipublikasikan oleh Kopi Sajak ke [email protected]
Mungkin sebab ego, amarah, dan rasa lelah atas setiap salah yang tak lagi terbendung tak tertahankan Kita sampai lupa segala yang telah terlewat
Cerpen "Sedu Sedan Kasmaran" Puisi karya: Antisya Azzahra. Nikmati puisi dan cerpen lainnya dengan visual animasi di Channel Youtube dan Instagram Kopi Sajak. Kirim puisimu juga untuk dipublikasikan oleh Kopi Sajak ke [email protected]
Hujan mengalir deras tidak pada Bulan Juni. Tetapi, pada Bulan Juli. Yang derasnya membasahi pipi
Cerpen "Sapardi Tidak Mati" Karya dan dibacakan oleh Anrico Alamsyah @anricoalamsyah. Nikmati puisi dan cerpen lainnya dengan visual animasi di Channel Youtube dan Instagram Kopi Sajak. Kirim puisimu juga untuk dipublikasikan oleh Kopi Sajak ke [email protected]
Banyak diantara perempuan di sudut malam yang harus terpaksa hidup tanpa keinginannya hanya demi orang yang dicintainya
Cerpen "Perempuan Itu Pulang Terlalu Pagi" Puisi karya: Gunawan dibacakan oleh Muhamad Maksugi @muhamad_maksugi. Nikmati puisi dan cerpen lainnya dengan visual animasi di Channel Youtube dan Instagram Kopi Sajak. Kirim puisimu juga untuk dipublikasikan oleh Kopi Sajak ke [email protected]
From the publisher's feed