
Sign up to save your podcasts
Or


Semua manusia termasuk kita pernah melakukan kesalahan semasa hidup. Manusia di masa lalu, manusia di masa kini dan manusia di masa depan tidak akan pernah terlepas dari kesalahan. Kita pun demikian, sadar atau tidak sadar kita melakukan kesalahan-kesalahan kecil maupun besar baik dalam pekerjaan, studi, hidup relasi kita, hidup dalam keluarga, hidup panggilan kita masing-masing. Kita pun terkadang menyesal karena kesalahan yang telah kita perbuat berdampak besar pada orang lain bahkan mungkin sampai menyebabkan kematian orang-orang sekitar kita.
Pada doa kali ini, kita ingin membebaskan diri kita dari kesalahan di masa lalu, Tuhan Yesus lah yang akan membantu kita karena Ia memahami dan mengenal betul kesalahan-kesalahan kita. dan lewat salib-Nya lah kesalahan kita ditebus dan kita boleh merasa benar.
Apakah kamu sekarang sedang merasa disakiti?
Entah batinmu yang terluka atau fisik dan jiwamu ikut terluka
Entah karena kamu sendiri yang melukai atau orang lain yang melukaimu
Apapun itu, marilah kita berpaling sejenak kepada Tuhan
Membicarakan rasa sakit yang kita alami
Dan meminta kesembuhan batin dan pemulihan seluruh diri kita melalui salib Kristus
Apakah kamu sekarang sedang merasa disakiti?
Entah batinmu yang terluka atau fisik dan jiwamu ikut terluka
Entah karena kamu sendiri yang melukai atau orang lain yang melukaimu
Apapun itu, marilah kita berpaling sejenak kepada Tuhan
Membicarakan rasa sakit yang kita alami
Dan meminta kesembuhan batin dan pemulihan seluruh diri kita melalui salib Kristus
Latihan doa kali ini mempergunakan gubahan atas teks "Asas dan Dasar" (Latihan Rohani, No. 23).
tentang tujuan hidup, Anugerah, Cinta, dan sikap lepas bebas
Karya Allah sungguh menakjubkan. Demikian pula dengan diri-Nya.
Mazmur 104
kita sering mendengarkan kisah perjamuan malam terakhir.. tetapi pernahkah kita membayangkan diri kita secara nyata hadir di sana dan ikut perjamuan tersebut? kira-kira kalau aku ikut perjamuan tersebut... apa yang akan kurasakan? marilah berkontemplasi... "tinggal dalam Cinta Yesus"
From the publisher's feed